Minyak Naik ke Level 7 Minggu Tertinggi seiring Saudi Bersiap untuk Bekerja Sama KontakPerkasa Futures, Minyak mentah ditutup di level tertinggi dalam tujuh minggu Arab Saudi mengatakan akan bekerja sama dengan produsen lain untuk mengekang fluktuasi pasar dan bank sentral China meningkatkan upaya untuk mendukung perekonomian.

Minyak West Texas Intermediate naik 3 persen. Arab Saudi menginginkan pasar minyak yang stabil, menurut Saudi Press Agency yang dikelola negara. China mengurangi jumlah uang tunai yang harus dipegang pemberi pinjaman nasional. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mengurangi produksi sebesar 79.000 barel per hari bulan ini, menurut survei Bloomberg.

Harga tergelincir ke level terendah 12-tahun pada 11 Februari lalu di New York di tengah spekulasi surplus di seluruh dunia akan berkepanjangan dengan stok minyak mentah AS yang berada pada level tertinggi dalam lebih dari delapan dekade dan prospek peningkatan ekspor dari Iran. Sebuah proposal untuk pembekuan output dengan Arab Saudi dan Rusia dapat dicapai dan harga bisa naik sampai setinggi $ 50 per barel pada akhir tahun, Menteri Negara Petroleum Resources Nigeria Emmanuel Ibe Kachikwu kepada CNBC.

WTI untuk pengiriman April naik 97 sen ke level $ 33,75 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu merupakan penutupan tertinggi sejak 6 Januari. Harga menguat 0,4 persen pada Februari, yang merupakan kenaikan bulanan pertama sejak Oktober.

Brent untuk pengiriman April naik 87 sen, atau 2,5 persen, sebelum berakhir di level $ 35,97 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Brent ditutup pada level $ 2,22 premium untuk WTI, setelah mencapai level 11 minggu tertinggi $ 2,86 pada 26 Februari. Kontrak aktif Mei naik 3,2 persen ke level $ 36,57. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.