Minyak WTI Menuju Kenaikan untuk Pekan Kedua - 20 JuneMinyak mentah WTI (West Texas Intermediate) naik, mempersempit selisih harga dengan minyak Brent yang diperdagangkan di London untuk pertama kalinya turun lebih rendah dalam lima hari terakhir.

Minyak acuan AS naik sebanyak sebesar 0,7 persen sementara minyak Brent tergelincir sebesar 0,3 persen. Minyak Brent naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir kemarin seiring komentar Presiden Barack Obama yang mengatakan dia akan mengieim sebanyak 300 tentara untuk membantu pertempuran tentara Irak dan pemberontakan, dan AS bersiap untuk mengambil tindakan “ditargetkan” tambahan jika diperlukan.

Minyak WTI untuk pengiriman Juli, yang berakhir hari ini, naik sebesar 75 sen ke level $107,18 per barel pada 09:48 pagi di New York Mercantile Exchange. Kontrak Agustus lebih aktif naik sebesar 46 sen menjadi $106,51. Volume semua berjangka yang ditransaksikan sebesar 46 persen di atas rata-rata 100 hari.

Minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun sebesar 31 sen ke level $114,75 per barel di London berbasis ICE Futures Europe. Kontrak naik sebesar 80 sen ke level $115,06 kemarin, penutupan tertinggi sejak 6 September lalu. Volume semua berjangka yang ditransaksikan sebesar 3,9 persen lebih tinggi dari rata-rata 100 hari.

Minyak WTI kontrak Agustus ditransaksikan pada level $8,24 lebih rendah untuk Brent, dibandingkan dengan $9,01 pada penutupan kemarin, yang merupakan terbesar sejak 14 Maret.

Minyak WTI dan Brent juga bergerak ke arah yang berbeda hari ini karena indikator teknis, kata Bob Yawger, direktur divisi futures di Mizuho Securities USA Inc di New York.

Artikel: kontakperkasa futures.