Minyak WTI Naik, Brent rebound Dari Level 16 Bulan TerendahMinyak mentah Brent rebound dari level terendah 16-bulan terkait spekulasi perundingan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina yang akan mengurangi sanksi terhadap Negara eksportir energi terbesar tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin menguraikan rencana perdamaian untuk Ukraina setelah setuju dengan rekan Ukraina nya Petro Poroshenko terkait langkah-langkah menuju gencatan senjata dalam konflik yang telah berlangsung selama lebih dari lima bulan terakhir.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik seiring harapan pasokan mengalami penurunan di pekan lalu. Kemarin minyak jatuh karena kekhawatiran melemahnya ekonomi Eropa yang akan menghambat permintaan.

Brent untuk pengiriman Oktober naik US $ 1.68, atau 1,7%, ke level $ 102,02 per barel pada 10:21pagi waktu New York di ICE Futures Europe exchange. Volume semua berjangka kontrak adalah 16% di atas rata-rata 100 hari. Kontrak kemarin ditutup pada level terendah sejak 1 Mei 2013.

Acuan Minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 7,75 dibanding WTI di ICE, selisih di akhir perdagangan kemarin sebesar $ 7,46.

WTI untuk pengiriman Oktober naik $ 1,39, atau 1,5%, ke level $ 94,27 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak jatuh kemarin ke penutupan terendah sejak Januari 14. Volume perdagangan adalah sekitar 4,8% di bawah rata-rata 100 hari.

 Artikel: kontakperkasa futures.