2013.07.28-wti-crude-oil1

Bloomberg (28/10) – Minyak naik dalam tiga hari terakhir di New York sejalan dengan output Libya jatuh dan terkait spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan program stimulusnya. Minyak jenis Brent menuju gain tertingginya pada lebih dari dua pekan terakhir.

West Texas Intermediate naik sebesar 1% pasca pernyataan dari National Oil Corp. mengatakan bahwa produksi minyak mentah di Libya, mengalami penurunan sebesar 250,000 barel per hari karena protes yang dilakukan oleh tenaga kerja. The Federal Open Market Committee, akan memulai pertemuan dua hari besok yang kemungkinan akan menunda pengurangan, atau “tapering,” pembelian obligasi bulanan hingga bulan Maret tahun depan, berdasarkan pada survei Bloomberg yang dilakukan oleh para ekonom. Sementara minyak jenis Brent naik sebesar 2.2%.

“Produksi minyak Libya turun merupakan penyebab utama dan juga merupakan sebuah alasan mengapa minyak jenis Brent naik,” menurut Jacob Correll, a Louisville, analis komoditas darii] Schneider Electric Professional Services di Kentucky. “Ada kepercayaan yang berkembang bahwa Federal Reserve akan menyetujui untuk mempertahankan program pembelian obligasi. Perkiraan mengenai tapering kapanpun secepatnya akan memudar.”

WTI untuk pengiriman bulan Desember mengalami gain sebesar 59 sen, atau 0.6%, pada level $98.44 per barel pukul 11:34 pagi pada the New York Mercantile Exchange. Kontrak berjangka menyentuh level $95.95 pada tanggal 24 Oktober, level intraday terendah sejak tanggal 27 Juni. Volume semua konttrak berjangka ditransaksikan berrada pada 27% dibawah seratus hari rata-rata.

Minyak jenis Brent untuk penyelesaian bulan Desember naik sebesar $2.09, atau 2%, ke level $109.02 per barel pada ICE Futures Europe exchange di London. Volume sebesar 4.5% lebih tinggi dari seratus hari rata-rata. Minyak mentah acuan Eropa ditransaksikan pada level $10.58 premium dibanding WTI, naik dari level $9.08 pada tanggal 25 Oktober. Penyebaran meluas ke level $13.37 pada tanggal 23 Oktober lalu, level tertinggi dalam enam bulan pada intraday. (bgs)