Napoli Tetap Optimistis Usai Kalah di Markas Villarreal KontakPerkasa Futures, Pelatih Napoli Maurizio Sarri menilai timnya cuma kurang beruntung saat kalah di kandang Villarreal, apalagi ia merasa harusnya mereka dapat tendangan penalti.

Kedua tim berduel sengit sepanjang pertandingan leg I babak 32 besar Liga Europa di El Madrigal, Jumat (19/2/2016) dinihari WIB, dan relatif berimbang walaupun tuan rumah Villarreal akhirnya menang 1-0 atas Napoli berkat gol Denis Suarez dari tendangan bebas.

Dalam catatan ESPN, Napoli sebenarnya unggul penguasaan bola 59%-41% atas Villarreal. Partenopei juga melepas jumlah tembakan lebih banyak, 12 banding 10, walaupun Yellow Submarine mampu membuat tiga tembakan on target alias satu lebih banyak dari lawannya.

“Kami sudah memperlihatkan penampilan yang pantas sampai-sampai kami tidak merasa kami akan kalah di arena di mana Real Madrid dan Atletico Madrid pernah kalah,” ucap Sarri kepada Sky Sport Italia dan dikutip Football Italia.

“Kami kalah karena bola mati setelah kami tidak mendapatkan penalti. Itu merupakan sebuah periode di mana keadaan tidak berjalan sesuai keinginan kami, tapi kami masih punya 90 menit di San Paolo untuk membalikkan situasi.”

“Villarreal merupakan lawan tangguh tapi jika suporter di San Paolo membantu kami maka kami bisa melakukannya. Di sini kami sudah mengambil inisiatif dan juga tampil cukup bagus dalam bertahan, membuat mereka tak bisa berbuat banyak di kandang sendiri,” tuturnya.

Sarri kemudian bicara lebih lanjut mengenai klaim penalti dari timnya, sekaligus permainan timnya yang kurang bisa memaksimalkan peluang-peluang yang mereka dapat.

“Mengenai (yang harusnya) penalti terasa menyakitkan sekali karena Bruno Soriano menambah ukuran tubuhnya untuk menghadang bola. Itu dapat dipahami karena wasit memang tidak tampil bagus sepanjang pertandingan,” kata Sarri.

“Tim cuma membuat keputusan-keputusan buruk di sepertiga akhir lapangan dan kami membuang beberapa peluang yang bisa merepotkan mereka,” lanjutnya. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.