Nikkei Berjangka Naik Pasca Yen TergelincirBloomberg (30/12) Indeks Berjangka Jepang naik setelah mata uang yen melemah terhadap pasangan utamanya. Saham-saham Australia naik dan mata uang Negara tersebut tergelincir versus dolar AS sementara emas dan perak memperpanjang reli.

Nikkei 225 Stock Average berjangka ditawar pada kisaran 16,280 di pre-market Osaka, setelah ditutup pada level 16,290 di Chicago tanggal 27 Desember kemarin dan 16,200 di Jepang. Indeks berjangka S & P 500 sedikit berubah pasca indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0.4 persen pada pukul 10.26 pagi di Sidney. Yen kehilangan 0.2 persen versus dolar AS dan euro sementara dolar Australia tergelincir setelah mengalami penurunan dalam 10 minggu terakhir.

Indeks MSCI Asia Pasifik telah naik lebih dari 2 persen sejak 17 Desember lalu, saat Federal Reserve mengumumkan pemotongan program stimulusnya di tengah perekonomian AS yang mulai membaik. AS memproyeksikan untuk membukukan kenaikan bulanan pertama dalam penundaan data penjualan rumah pada hari ini, sementara Korea Selatan melaporkan output sektor industri dan transaksi berjalannya. Pengiriman biji besi dari Australia, eksportir terbesar bahan baku, tertahan setelah angin topan memaksa penutupan pelabuhan-pelabuhan di bagian barat laut Negara tersebut.

Data penjualan rumah AS harus positif dan akan membantu momentum pasar yang berlanjut dalam dua minggu terakhir, Evan Lucas, ahli strategi pasar dari IG Ltd. di Melbourne, mengatakan melalui e-mail. Sebagian besar investor sedang liburan.

 Artikel: kontakperkasa futures.