PT KONTAK PERKASA FUTURES – Tifosi Napoli marah melihat pemain kesayangan mereka, Gonzalo Higuain, menyeberang ke klub rival. Higuain memahami hal ini. Dia juga meminta maaf karena tak berpamitan kepada pelatih Maurizio Sarri.

Begitu kabar bergabungnya Higuain dengan Juventus muncul, tifosi Napoli meluapkan kemarahannya dengan melakukan aksi protes di Kota Naples. Ada yang membakar jersey Higuain, sementara foto-foto di media sosial memperlihatkan fans yang membuang jersey-nya ke toilet. Higuain dianggap telah berkhianat karena pindah ke rival berat Napoli.

Selama tiga musim terakhir, Higuain memang sukses merebut hati suporter Napoli. Didatangkan dari Real Madrid pada 2013, El Pipita menjadi andalan baru Napoli di lini depan setelah kepergian Edinson Cavani.

Striker berkebangsaan Argentina itu mencetak 91 gol dalam 146 pertandingan bersama Partenopei. Dia musim lalu juga menjadi top skorer Serie A lewat 36 golnya. Higuain meraih satu trofi Coppa Italia dan satu titel Piala Super Italia selama berkostum Napoli.

“Saya sebelumnya diam, sekarang saya bisa mengungkapkan perasaan saya. Di Napoli saya melewati tiga tahun yang menyenangkan, saya mengerti kalau mereka marah kepada saya,” ujar Higuain seperti dikutip Football Italia.

“Saya sudah melihat penghinaan-penghinaan, namun ini adalah keputusan yang saya buat karena alasan-alasan saya sendiri. Saya senang sudah mengambil keputusan itu. Sekarang saya memikirkan soal Juve,” tambahnya.

Bukan cuma fans Napoli saja yang marah kepada Higuain. Presiden klub Aurelio De Laurentiis dan Sarri juga berang. Sarri bahkan mengaku sakit hati melihat cara Higuain pergi.

“Dia (Sarri) sangat penting bagi saya dan membantu saya berkembang. Saya menyapanya dengan hangat dari sini. Saya minta maaf, saya cuma bisa berterima kasih kepadanya,” kata Higuain. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES