PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Pasar saham di Sydney anjlok pada hari Selasa setelah situasi politik mendominasi dan Tokyo juga turun dengan yen yang menguat, meskipun Shanghai melawan tren dibantu sentimen survei layanan.

Nikkei 225 anjlok 0,87%, sedangkan S&P/ASX 200 tertekan 0,99%, setelah sistem pemilu pos dan absensi masih dihitung poling nasional Australia yang digelar pekan lalu bahwa sejauh ini Partai Liberal yang memimpin koalisi, dipimpin oleh Perdana Menteri Malcolm Turnbull dengan 68 kursi, dan oposisi Buruh di 67 kursi, dengan 10 kursi dalam keraguan, menurut proyeksi Australian Broadcasting Corporation. Partai-partai besar perlu 76 kursi untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Di Australia, ekspor naik 1% dan impor naik 2% pada bulan-ke-bulan untuk Mei, dan trade balance datang dengan defisit A​​$2,21 miliar, lebih besar dari A$1,5 miliar terlihat. Juga di Australia, penjualan ritel untuk bulan Mei naik 0,2%, dibandingkan dengan kenaikan 0,3% terlihat pada bulan-ke-bulan.

Komposit Shanghai menguat 0,51% dengan PMI jasa Caixin naik lebih dari yang diharapkan.

Di China, PMI jasa Caixin untuk bulan Juni datang di 52,7, lebih baik daripada level yang terlihat di 52,3, dan naik dari 51,2 bulan sebelumnya.

“Beberapa perusahaan berkomentar bahwa proyek-proyek baru dan permintaan klien yang besar telah mendorong penjualan dalam periode survei terbaru,” kata Caixin dalam sebuah pernyataan.

“Pertumbuhan sektor jasa kini mendukung perekonomian secara keseluruhan, dan perluasan jasa datang pada saat indeks manufaktur sedang berkontraksi, menunjukkan struktur ekonomi negara menjadi lebih seimbang. Pemerintah harus terus melonggarkan kontrol sektor jasa untuk mendorong pengembangan dan transformasi ekonomi negara,” kata Zhong Zhengsheng, Direktur Analisis Makroekonomi di Grup CEBM dalam rilis PMI Caixin ini.

Pasar AS ditutup pada hari Senin untuk Hari Kemerdekaan. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES