PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pasar saham Asia bergerak variasi pada hari Selasa dengan Tokyo melemah terhadap reaksi pasar yang galau pada laporan upaya stimulus.

Nikkei 225 terhempas 1,55% dalam rencana yang dilansir Nikkei bahwa Jepang kemungkinan akan menyuntikkan ¥6 triliun ($57 miliar) di pengeluaran fiskal langsung ke dalam perekonomian selama beberapa tahun ke depan, gagal untuk menggairahkan pasar.

Sebelumnya, Jepang, melaporkan indeks harga jasa perusahaan naik 0,2%, lebih baik dari kenaikan 0,1% terlihat.

S&P/ASX 200 mereda 0,26% dan Komposit Shanghai menguat 0,42%.

Semalam, pasar saham AS mundur dari wilayah rekor, mengambil jeda dari kenaikan beruntun terbaru selama sebulan, dengan minyak mentah berjangka merosot ke posisi terendah tiga bulan membebani indeks utama di Wall Street.

Dow Jones Industrial Average turun 77,79 atau 0,42% ke 18,493.06, menderita kerugian dalam sesi kedua selama 12 hari perdagangan terakhir. Indeks Komposit S&P 500, sementara itu, kehilangan 6,55 atau 0,30% ke 2,168.48, jatuh dari rekor tertinggi penutupan dari akhir pekan lalu.

Pada S&P 500, sembilan dari 10 sektor ditutup di zona merah. Saham sektor Energi, Industri dan Keuangan melemah. Saham energi merosot lebih dari 2% untuk sesi tersebut. Saham di industri Barang Konsumen beringsut naik pada hari Senin untuk ditutup sebagai overperformer di sesi itu.

Indeks Komposit NASDAQ hilang 2,53 atau 0,05% menjadi ditutup pada 5,097.63.  (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES