PBOC akan tambah likuiditas di kuartal ketiga untuk bantu pertumbuhan – SurveyBank sentral China (PBOC) akan menahan diri dari menambah pasokan uang tunai di kuartal ketiga untuk menurunkan biaya pendanaan dan membantu ekonomi yang diharapakan untuk tumbuh dan berkembang dari laju terlambatnya dalam 24 tahun terakhir , menurut survey Bloomberg.

18 dari 21 trader dan analis yang disurvey sejak 7-9 Juli lalu memperkirakan People Bankof Chinaakan mengunakan operasi pasar terbuka untuk menambah uang kedalam system perbankan, memangkas pengaruh dari melambatnya aliran modal masuk. Suku bunga 7-hari, ukuran dari ketersediaan pendanaan antar bank akan naik rata-rata 3.5 persen di periode Juli-September, turun dari posisi kemarin di 3.8 persen. Imbal hasil dari utang luar negeri 10-tahun akan mencapai 4.5 persen di 30 September dan 4.12 persen di 8 Juli, berdasarkan survey yang ditunjukan.

Gubernur PBOC, Zhou Xiaochuan telah memangkas rasio cadangan bank (RRR) untuk beberapa bank dan menyuntikan dana kedalam system perbankan untuk membantu PM Li Keqiang mewujudkan target pertumbuhan tahun ini. Index Manager Pembelian (PMI) sektor manufaktur China naik ke level tertinggi tahun ini di bulan Juni lalu, sementara harga-harga pabrikan turun pada laju terlambat dalam dua tahun terakhir. Foreign-exchange position dari institusi-institusi finansial China barometer terhadap aliran modal masuk, naik 38.7 milyar yuan ($6.2 milyar) di bulan Mei, terkecil sejak Agustus tahun lalu.

Ada tanda-tanda stabilitas pertumbuhan, namun pemulihannya masih terlihat rapuh, ungkap Becky Liu dari Standard Chartered Plc di Hong Kong. Kenaikan dari foreign-exchange position yuan akan cukup kecil di kuartal ketiga ini berdasarkan basis historisnya. Jadi dukungan dari bank sentral masih diperlukan.

Artikel: kontakperkasa futures.