Pedro Jadikan Masa Sulit sebagai Pelecut untuk Musim Depan KontakPerkasa Futures, Pedro Rodriguez akui menjalani musim pertama yang rumit di Chelsea. Tapi kegagalan justru akan membuat Pedro kian terlecut untuk memperbaikinya di musim depan.

Pemain internasional Spanyol itu bergabung dengan Chelsea pada musim panas lalu setelah meninggalkan Barcelona, klub yang dibelanya sejak level junior. Namun, kepindahan Pedro ke London Barat tak berakhir manis karena Chelsea justru terpuruk dengan finis ke-10.

Buruknya musim Chelsea mengakibatkan pemecatan Jose Mourinho, manajer yang merektu Pedro. Kendati begitu, Pedro tetap mendapatkan kesempatan bermain di bawah arahan manajer interim Guus Hiddink sehingga bisa menutup musim ini dengan torehan delapan gol dalam 38 penampilan di seluruh kompetisi.

“Meninggalkan Barca jelas sangat sulit untukku, tapi situasiku di sana sangat jelas,” ujar Pedro kepada Onda Cero, yang dilansir Daily Express. “Kesempatanku bermain di Barca sudah habis dan aku harus membuat keputusan, tapi tentu aku rindu untuk Barca karena aku sudah menghabiskan bertahun-tahun di sana.”

“Di awal-awal kepindahanku ke Chelsea belangsung sulit — Anda mengalami perubahan kultur, bahasa, zona waktu, … rumit sekali.”

“Saat Natal, kami hampir terperosok ke zona degradasi dan di sebuah klub seperti Chelsea, kami tidak bisa membiarkan hal itu terjadi,” sambung Pedro.

Di musim depan, The Blues akan dilatih Antonio Conte, yang meninggalkan tim nasional Italia usai Piala Eropa 2016. Di level klub, Conte sukses mengembalikan Juventus dari keterpurukan dengan mempersembahkan tiga Scudetto beruntun.

“Aku berharap segala sesuatu yang buruk yang telah kualami di musim ini menjadi pelajaran dan terus meningkatkan performaku,” cetus Pedro.

“Sekarang dengan Conte akan ada perubahan susunan dan gaya tim dan mudah-mudahan hal itu akan berjalan bagus.” (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.