Pelemahan Euro Akan Seret RupiahLaju nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan masih melemah, hal ini disebabkan masih adanya sentimen negatif dari ekonomi global.

“Gempuran sentimen negatif masih menghantui laju Rupiah sehingga masih bergerak di zona merah,” ucap Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam risetnya, Jakarta, Rabu (28/5/2014).

Reza menambahkan, laju Euro masih bergerak melemah terhadap dolar AS, terutama setelah beredar spekulasi pihak berhaluan kiri akan dapat memenangkan pemilu Uni Eropa.

“Sehingga muncul kekhawatiran akan menghambat upaya Bank Sentral Eropa (Europan Central Bank/ECB) dalam meningkatkan pemulihan di Zona Euro,” imbuhnya.

Hal ini membuat nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS bergerak di level Rp11.580-Rp11.525 per USD menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI). “Laju Rupiah di bawah level support  Rp11.528 per USD,” pungkasnya.

Artikel: kontakperkasa futures.