during the Barclays Premier League match between Manchester City and Everton at the Etihad Stadium on January 13, 2016 in Manchester, England.

during the Barclays Premier League match between Manchester City and Everton at the Etihad Stadium on January 13, 2016 in Manchester, England.

 KontakPerkasa Futures, Meski tampil agresif, Manchester City harus puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Everton. Manuel Pellegrini frustrasi sekaligus kecewa karena City dinilainya layak diberi penalti.

Menjamu Everton di Etihad Stadium, Kamis (14/1/2016) dinihari WIB, City lebih dominan. Statistik Whoscored menunjukkan, The Citizens menguasai 55 persen bola dengan menghasilkan 22 percobaan dengan lima percobaan mengarah ke gawang.

Sedangkan Everton hanya bisa menciptakan tujuh percobaan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang.

Di menit-menit akhir pertandingan, Raheem Sterling jatuh setelah ditekel John Stones saat menusuk di sisi kanan pertahanan Everton. Namun, wasit tidak menganggapnya pelanggaran.

“Mungkin di babak pertama, pertandingannya cukup berimbang tapi kami bermain bagus di babak kedua,” ucap manajer City itu kepada BBC Radio 5.

“Saya pikir kami adalah tim yang lebih baik. Everton tidak menciptakan peluang apapun, kami memiliki 17 tembakan tapi untuk alasan yang berbeda-beda kami gagal mencetak gol.”

“Semua orang di stadion bisa melihat pelanggaran itu sebagai penalti, kejadian begitu dekat dengan wasit dan sangat jelas,” sungut Pellegrini. “Kedua kaki Raheem diganjal Stones, tapi kalau dia [wasit] tidak meniup peluitnya maka kami tidak bisa bilang apa-apa.”

Dengan hasil ini, City gagal merapatkan jaraknya dengan Arsenal dan Leicester City di posisi dua teratas. City tetap duduk di urutan ketiga setelah mengumpulkan 40 poin, tertinggal tiga angka dari Arsenal dan Leicester. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.