Penalti Kane Paksa Spurs dan Leicester Lakoni Laga ReplayKontakPerkasa Futures, Harry Kane menyelamatkan Tottenham Hotspur. Penaltinya di menit-menit akhir babak kedua membawa Spurs menyamakan kedudukan dengan Leicester menjadi 2-2. Kedua tim pun harus melakoni laga ulangan.

Bertanding di White Hart Lane, Senin (11/1/2016) dini hari WIB, baik Spurs maupun Leicester menurunkan mayoritas pemain pelapis pada starting XI mereka. Tidak ada nama Jamie Vardy atau Riyad Mahrez di starting XI Leicester, tidak ada pula Delle Ali atau Kane di starting XI Spurs. Tiga dari empat nama yang disebut tersebut mengawali laga dengan duduk di bangku cadangan tim masing-masing.

Kendati menurunkan pemain pelapis, Spurs dan Leicester mampu menyajikan pertandingan intens. Kedua kesebelasan sama-sama tampil ofensif. Spurs sempat unggul 1-0 lebih dulu, sebelum Leicester membalikkan keadaan menjadi 2-1. Kane, yang baru masuk di babak kedua, akhirnya menyelamatkan Spurs dari kekalahan.

Dengan hasil imbang tersebut, kedua tim pun harus melakoni laga replay (ulangan) yang gantian akan dihelat di markas Leicester, KingPower Stadium.

Ketika laga belum berjalan 10 menit, Spurs sudah unggul 1-0. Berawal dari tendangan Nacer Chadli yang ditepis oleh Kasper Schmeichel, bola rebound langsung disambar oleh Christian Eriksen. Sepakan kaki kanan gelandang asal Denmark itu sukses membawa The Lilywhites memimpin.

Eriksen sempat mendapatkan peluang lewat tendangan bebas pada menit ke-16. Namun, kali ini Schmeichel masih bisa mengamankan gawangnya.

Tiga menit berselang, pada menit ke-19, gantian Leicester yang mencetak gol. Berawal dari tendangan penjuru yang dieksekusi oleh Demarai Garay, bola langsung ditanduk oleh Marcin Wasilewski. Kiper kedua Spurs, Michel Vorm, tak mampu menghalau sundulannya.

Menjelang akhir babak pertama, Spurs beberapa kali mengancam gawang Leicester. Namun, tak satu pun peluang mereka membuahkan hasil. Dua kali Chadli mendapatkan kans. Satu sepakannya melenceng, sementara yang lainnya diblok.

Di babak kedua, Leicester akhirnya berbalik unggul. Shinji Okazaki, yang baru masuk di awal babak kedua menggantikan N’Golo Kante, menjadi pencetak golnya.

Penyerang asal Jepang itu menerima umpan terobosan dari Andy King. Ia lantas melakukan tusukan dari sisi kiri dengan mengecoh beberapa bek Spurs, termasuk Toby Alderweireld, sebelum akhirnya melepaskan sepakan kaki kanan. Sepakan pertama Okazaki masih bisa diblok Vorm, namun bola muntah langsung disambarnya kembali, dan kali ini sepakannya sukses membobol gawang Spurs.

Tertinggal 1-2, Spurs langsung mengubah susunan pemainnya. Manajer Mauricio Pocchettino memutuskan untuk memasukkan beberapa pemain utama seperti Alli dan Kane. Sedangkan Manajer Leicester, Claudio Ranieri, memutuskan untuk memainkan Albrighton.

Leicester masih sempat beberapa kali menekan pertahanan Spurs, terutama via sisi kiri. Namun, mereka tak bisa menghasilkan gol ketiga.

Sebaliknya, pada menit ke-89, justru Spurs yang bisa mencetak gol. Gol bermula dari usaha Danny Rose untuk melewati Nathan Dyer. Secara tak sengaja, lengan Dyer malah mengenai bola. Wasit pun menunjuk titik putih, tanda penalti diberikan untuk Spurs.

Kane, yang menjadi eksekutornya pun melakukan tugasnya dengan baik. Sepakan keras kaki kanannya tak mampu dihentikan Schmeichel.

Susunan Pemain

Tottenham Hotspur: Vorm, Rose, Alderweireld, Trippier, Wimmer, Dier (Bentaleb 68), Chadli (Alli 73), Onomah, Carroll (Kane 68), Eriksen, Son.

Leicester City: Schmeichel, De Laet, Wasilewski, Benalouane, Chilwell, Kante (Okazaki 45), Gray (Albrighton 65), Inler, Dyer, Ulloa. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.