People try out smartphonesEmiten distribusi dan ritel handset, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mencatat penurunan penjualan bersih di tahun 2013 sebesar 1,21 persen atau Rp12,73 triliun bila dibandingkan penjualan tahun 2012 yang mencapai Rp12,84 triliun.

Penurunan penjualan pun berimbas ke anjloknya laba usaha perseroan sebesar 12,89 persen dari Rp627,27 miliar di 2012 anjlok ke Rp546,36 miliar di 2013.

Direktur Utama ERAA, Budiarto Halim memberikan alasan penurunan penjualan dan laba usaha tersebut terimbas akibat bencana banjir pada awal tahun 2013 dan fluktuasi nilai tukar Rupiah.

“Banjir yang menyebabkan terhambatnya distribusi mengakibatkan penjualan dan laba kita menurun, selain itu turunnya pangsa pasar salah satu brand atau merek utama dan penerapan aturan baru impor handset di Indonesia,” ungkap Budiarto di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (26/5/2014).

Walaupun mengalami penurunan penjualan pada tahun 2013, Wakil Direktur Hasan Aula mengungkapkan, sepanjang 2014 ERAA menganggarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp210 miliar untuk mendukung ekspansi bisnis serta membangun tempat perkantoran perseroan.

“Untuk ekspansi bisnis itu seperti penambahan gerai baru dan lain-lain diperlukan dana sekitar Rp100 miliar. Sedangkan, untuk bangun gedung, kita akan mengalokasikan dana sekitar Rp110 miliar. Gedungnya itu, nanti akan terletak dekat dengan kantor perseroan yang sudah ada saat ini,” sebutnya.

Lanjut dirinya mengungkapkan, pihaknya di tahun 2013 telah berhasil membuka gerai baru sebanyak 120 gerai. Realisasi pembukaan gerai baru ini lebih besar ketimbang target awal yang rencananya perseroan dapat membuka 70 gerai baru di sepanjang tahun 2013.

“Untuk tahun ini, kami inginnya dapat membuka gerai baru lebih dari realisasi pembukaan gerai baru di sepanjang tahun lalu,” pungkasnya.

Sebagai informasi saja, hingga akhir tahun 2013, Erajaya Group telah mengoperasikan 98 titik distribusi dan memiliki 457 gerai retail di seluruh Indonesia. Perseroan juga membangun kemitraan dengan lebih dari19.000 reseller pihak ketiga. Erajaya Group juga menjadi mitra dari 13 brand global, meliputi Acer, Apple, Asus, BalckBerry, Dell, HTC, Huawei, Lonovo, LG, Motorola, Nokia, Samsung dan Sony. Selain brand global, Perseroan juga memiliki merek sendiri yaitu Venera.

Artikel: kontakperkasa futures.