PT KONTAK PERKASA FUTURES – Liverpool dinilai punya lini serang yang kualitasnya merata dan juga sesak. Maka tak akan ada momen bersantai untuk tiap-tiap pemain di posisi ini.

Liverpool bisa dibilang punya stok pemain melimpah di lini serang. Kecuali Mario Balotelli dan Christian Benteke yang tak masuk dalam rencana Juergen Klopp, ada setidaknya lima nama yang bisa bermain di posisi penyerang utama.

Mereka adalah Daniel Sturridge, Divock Origi, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Danny Ings. Maka Klopp pun punya sejumlah opsi untuk menyusun skema serangan timnya.

Jika bermain dengan tiga penyerang, maka satu posisi ujung tombak akan diperebutkan nama-nama tersebut. Sisanya kemudian sama-sama bisa ditempatkan di kedua sisi untuk mengapit penyerang tengah.

Eks bek Liverpool Jamie Carragher melihat belum ada sosok yang sudah menetapkan dirinya untuk posisi-posisi itu, utamanya penyerang tengah. Dia memperkirakan Mane akan ditempatkan di kanan, sementara ujung tombang bisa ditempati Sturridge, Firmino, atau Origi.

“Saya tidak tahu apakah Daniel Sturridge akan jadi penyerang utama. Divock Origi bermain di banyak pertandingan besar di Eropa musim lalu dan sudah tampil baik di pramusim,” kata Klopp dikutip Sky Sports.

“Sadio Mane adalah pembelian yang sangat bagus. Dia bisa bermain dimanapun di empat posisi lini serang dan tampaknya dia akan bermain di sisi kanan untuk Liverpool. Mereka kekurangan kecepatan dan gol-gol dari sisi gelandang serang itu musim kemarin, tapi catatannya menunjukkan dia akan mengatasinya.

“Roberto Firmino sudah disanjung Klopp sebagai pemain terbaik di pramusim dan dia menyukainya sebagai penyerang tengah. Jadi tidak ada penyerang nomor satu di Liverpool,” tambahnya.

Selain kelima pemain itu, Liverpool bahkan sebenarnya masih punya sejumlah nama yang bisa ditempatkan di barisan penyerang. Sebut saja Adam Lallana, Philippe Coutinho, Georginio Wijnaldum, atau Lazar Markovic.

Sesaknya pengisi lini serang ini disebut Carragher akan memberikan atmosfer persaingan internal yang bagus. Artinya masing-masing akan berusaha membuktikan dan mempertahankan kemampuannya dari pekan ke pekan.

“Ada tiga atau empat pemain yang menginginkan satu atau dua posisi, yang mana bagus untuk tim karena tidak satupun bisa merasa puas dan bersantai,” sambung Carragher.

“Orang-orang ini ingin melihat mereka sebagai pilihan pertama dan sedikit rileks, tapi situasi ini akan membuat mereka tetap mencurahkan energi dan perhatian ke apa yang mereka lakukan,” demikian pria yang kini menjadi analis Sky Sports ini. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES