PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Emas raup keuntungan setelah data China PMI dirilis beragam, dan perak melonjak setelah investor melihat berlanjutnya kebijakan pelonggaran moneter di China dan kawasan Asia.

Di divisi Comex Bursa Perdagangan New York, emas untuk pengiriman Agustus naik 0,78% menjadi $1,330.95 troy ons.

Perak untuk pengiriman Agustus terbang 2,17% menjadi $19,027 per troy ounce, sementara tembaga berjangka untuk pengiriman September berkurang 0,45% ke 2.191 pon.

Pengukur manufaktur di Cina yang dirilis pada hari Jumat hasilnya beragam dengan survei Caixin turun tak terduga dan hasil yang diharapkan datang dari data Logistik dan Pembelian Federasi China serta Biro Nasional Statistik.

Semalam, emas turun sedikit tapi mengakhiri Juni dengan mencatatkan salah satu keuntungan terkuat setengah tahun, setelah Mark Carney sangat mengisyaratkan bahwa Bank of England akan melonggarkan kebijakan moneter di musim panas nanti, membuat Pound melemah terhadap dolar AS.

Emas masih tetap berada di dekat level tertinggi 27 bulan sepanjang minggu ini setelah melonjak hampir $100 per ounce pada Jumat lalu untuk menyentuh 1.360. Sejak dibuka awal tahun ini di sekitar $1.075, emas telah melonjak hampir 25% selama enam bulan terakhir, di tengah kekhawatiran yang meningkat dari resesi global dan kenaikan suku bunga yang tertunda dari Federal Reserve.

Di London, pound jatuh tajam dan imbal hasil obligasi pemerintah Inggris Raya tenggelam ke rekor terendah baru setelah Carney menegaskan bahwa BoE bisa menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang untuk menjaga perekonomian dari guncangan lebih lanjut yang berasal dari keputusan Brexit pekan lalu.

Awal pekan ini, Goldman Sachs Group Inc (NYSE:NYSE:GS) mengatakan dalam sebuah catatan kepada investor bahwa keputusan dari pemilih Inggris untuk menyetujui keberangkatan dari Uni Eropa bisa berujung pada ekonomi masuk ke dalam resesi pada awal 2017 nanti. Perdana Menteri David Cameron diharapkan mundur pada awal September dan berencana untuk meninggalkan penggantinya pilihan untuk menggunakan Pasal 50 Perjanjian Lisbon.

Dalam pidato kedua di hadapan publik sejak hasil Brexit yang mengejutkan pekan lalu, Carney mencatat bahwa ada bukti “ketidakpastian menahan keputusan ekonomi utama,” menjelang pemilihan bersejarah tersebut. BoE telah menetapkan suku bunga stabil sejak tahun 2012 dan mempertahankan suku bunga acuan pada rekor terendah 0,5% di setiap pertemuan dari tahun 2009. Sementara BoE akan bertemu berikutnya pada bulan Juli, Carney mengisyaratkan bahwa bank sentral bisa menunggu sampai Agustus untuk melonggarkan kebijakan.

“Sekarang tampaknya masuk akal bahwa ketidakpastian bisa tetap tinggi dalam beberapa waktu,” kata Carney. “Prospek ekonomi telah memburuk dan beberapa pelonggaran kebijakan moneter kemungkinan akan diperlukan selama musim panas.”

Di AS, klaim pengangguran awal naik 10.000 sedikit lebih kuat dari yang diharapkan 268.000. Moving average empat minggu, bagaimanapun, tetap tidak berubah pada 266.750, turun sekitar 10.000 dari level bulan lalu. Investor menunggu laporan pekerjaan AS yang sangat penting pada tanggal 8 Juli untuk indikasi lebih lanjut tentang kekuatan pasar tenaga kerja. Pada bulan Mei, ekonomi hanya bertambah 38.000 upah nonpertanian, jumlah bulanan terendah dalam hampir enam tahun. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES