KONTAK PERKASA FUTURES – Ada banyak yang berbeda namun kita juga bisa meilhat bahwa ada persamaan yang terdapat antara pasar uang dan pasar modal. Untuk lebih jelasnya tidak ada salahnya mari melihat tentang tentang persamaan darikeduanya dilihat dari sisi bentuk dan juga fungsinya secara umum terhadap keuangan yang sedang berjalan di tengah masyarakat dan juga para perusahaan yang ingin menjual saham dan mendapat keuntungan dari saham untuk digunakan sebagai bantuan untuk perusahaan.

 

Persamaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Persamaan pertama antara pasar uang dan pasar modal adalah sama sama berada pada bidang pendanaan yang berkaitan dengan likuiditas dan berkomunikasi juga dengan bank dalam hal jual beli yang berkaitan dengan adanya selisih nilai beli dan jual yang nantinya akan disebut dengan laba. Persamaan kedua adalah tentang fungsi dan perannya di sektor keuangan, yaitu sebagai jembatan atau perantara dan tempat pertemuan antara yang surplus dan deficit. Kedua pihak tersebut akan dipertemukan dalam sebuah kesepakatan yang berkaitan dengan kebutuhan mereka dalam keuangan sehingga keduanya bisa mengambil keuntungan dari transaksi jual beli yang terjadi setelah ada kesepakatan harga. Persamaan yang ketiga adalah tentang produk antara kedua jenis pasar ini. Kedua jenis pasar keuangan ini mempunyai produk yang disebut dengan surat berharga yang bisa berupa saham atau obligasi.

 

Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang

Berikut akan dibahas secara rinci tentang perbedaan dari kedua jenis pasar modal ini yang sebelumnya telah dibahas di atas tentang bagaimana kedua pasar ini mempunyai persamaan dalam berbagai hal. Berikut adalah beberapa perbedaan antara keduanya.

– Walaupun sama sama mempunyai produk yang disebut dengan surat berharga atau saham, pasar uang mempunyai produk atau surat berharga yang jangka waktunya lebih pendek. Itu artinya dalam pasar uang ada kemungkinan transaksi yang terjadi lebih cepat mengingat jangka waktu yang relatif lebih pendek dalam penjaminannya.

– Perbedaan kedua yang juga cukup penting dalam hal ini adalah pemegang otoritas atau kekuasaan tertinggi dari keduanya. Jika pasar uang pemegang kekuasaan tertinggi adalah bank Indonesia, maka pasar modal berada di bawah kendali departemen keuangan. Hal ini cukup mempengaruhi bagaimana jalannya transaksi pada kedua pasar dengan ketentuan yang memang sebagian besar sama namun juga ada perbedaan dalam prosedur dan urutan kerjanya.

– Perbedaan yang ketiga dari pasar uang dan pasar modaladalah tentang keberadaan pasar sekunder. Seperti sudah diketahui bahwa pasar modal memiliki jenis pasar yang disebut dengan pasar sekunder dimana tempat berlangsungnya kelanjutan transaksi dari transaksi di pasar primer. Pada pasar uang kegiatan hanya akan diadakan pada satu tempat yang merupakan naungan dari pasar uang yang akan langsung diproses dengan lebih cepat dari di jenis pasar lain.

– Yang terakhir adalah perbedaan antara tempat terjadinya transaksi dan berputarnya uang. Jika pasar uang tempat terjadinya biasanya perputaran uangnya diantara bank, maka jika pasar modal perputaran uang akan dilakukan di bursa efek.

Dengan demikian maka sudah jelas perbedaan antara dua pasarini dengan segala perincian apa saja yang terdapat di masing – masing pasar dengan adanya pelaku dan pihak yang mungkin berbeda peran dan juga tentang perbedaan jangka waktu berlakunya surat berharga. Sebagai penutup, disebutkan bahwa seseorang bisa menentukan sendiri bagaimana, apa, dan juga dimana mereka akan melakukan transaksi jual beli saham atau surat berharga sehingga terjadi kesepakatan dalam pasar modal.