xxx

xxx

 KontakPerkasa Futures, Pelatih Valencia Gary Neville menyatakan rasa puasnya atas penampilan 20 menit terakhir timnya lawan Eibar, walaupun di laga itu cuma bisa bermain imbang 1-1.

Tengah pekan ini Neville mulai menjalani peran penuhnya sebagai entrenador El Che di tepi lapangan dalam kekalahan 0-2 atas Lyon di Liga Champions. Kekalahan lalu membayangi lagi saat timnya tertinggal 0-1 di markas Eibar, Senin (14/12/2015) dinihari WIB.

Dalam keadaan tertinggal lewat gol tuan rumah sebelum turun minum, di pertengahan babak kedua Valencia kemudian juga harus tampil dengan 10 pemain setelah Lucas Orban dikartu merah.

Akan tetapi, setelah Eibar gagal mengonversi tendangan penalti, Valencia pada akhirnya melengkapi kebangkitan dengan gol bunuh diri pemain lawan di menit ke-85 untuk memaksakan hasil imbang walaupun tak membuat satu pun tembakan tepat sasaran ke arah gawang lawan.

“Apa yang sudah kita lihat (pada) 20 menit (akhir) merupakan hal minimal dalam setiap pertandingan dan itulah yang membuat saya bangga,” kata Neville seperti dikutip Soccerway.

“Para penggemar Valencia yang menyaksikan (pertandingan) di TV atau di stadion merasa bangga dengan cara tim bertarung. Kami saat itu menginginkan kemenangan, tidak (menghendaki) hasil seri,” tegasnya.

Neville, yang sebelumnya eksis sebagai analis dan pengamat sepakbola setelah gantung sepatu, juga mengaku tak sepakat dengan keputusan wasit Jose Luis Gonzalez mengartu merah Orban. Tapi ia enggan mengkritik si pengadil lapangan.

“Setelah lima tahun menganalisis video, saya tahu betapa sulitnya wasit untuk segera membuat keputusan. Mereka adalah orang-orang yang amat jujur dan ingin melakukan yang terbaik dalam pekerjaannya. Kita semua adalah manusia biasa yang dapat bikin kesalahan,” ucapnya. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.