PT KONTAK PERKASA FUTURES – Fernando Torres masih tak habis pikir dengan kebencian fans Liverpool saat dia pergi lima tahun lalu. Padahal The Reds-lah yang membuat Torres bak “pengkhianat”.

Torres selama empat tahun berseragam merah-merah menjadi idola publik Anfield dengan gol-gol serta aksi menawan di atas lapangan. Total 81 gol dibuat dari 142 penampilan di seluruh kompetisi.

Namun, tiadanya trofi selama Torres di sana membuatnya menerima pinangan Chelsea pada Januari 2011 dengan banderol 50 juta poundsterling.

Kepergian Torres itulah yang membuat fans Liverpool murka mengingat dia pindah ke klub rival di saat tim Merseyside itu tengah kesulitan karena performa buruk musim itu.

Selama memperkuat Chelsea pula, Torres selalu jadi sasaran cemooh fans Liverpool ketika dua klub berjumpa. Hal ini lantas yang bikin Torres heran karena dia pergi karena memang ingin meraih trofi.

Sementara, Liverpool yang tak punya nilai tawar kuat pun akhirnya harus mencari “kambing hitam” atas kegagalan mempertahankan striker terbaiknya saat itu.

“Mereka ingin membawa banyak pemain muda, membangun sesuatu yang baru. Saya berpikir, bahwa ini butuh waktu untuk bisa sukses. Akan memakan waktu dua, tiga, empat, atau mungkin 10 tahun,” ujar Torres seperti dikutip Sky Sports.

“Saya tidak punya waktu lagi. Saya sudah berumur 27 tahun. Saya tidak bisa menunggu lagi. Saya ingin jadi juara. Setelah lima tahun kepergian saya dan mereka pun masih coba membangun skuat di posisi yang sama ketika saya pergi,” sambungnya.

“Saya dijadikan seakan-akan sebagai pengkhianat. Padahal awalnya tidak seperti itu. Liverpool tidak bisa mengakui bahwa mereka melakukan sesuatu yang salah dengan keseluruhan tim. Mereka harus mencari kambing hitam,” tutup Torres.

Karier Torres sendiri tak berjalan sukses di Chelsea karena hanya bikin 45 gol dari 172 penampilan sebelum dilepas ke AC Milan dan kini memperkuat Atletico Madrid. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES