Tingkat Pengangguran Australia Bulan Desember Turun Menjadi 6.1% KontakPerkasa Futures, Kelelahan yang luar biasa mendera para pemain SSB Darussalam dalam dua hari ini. Tapi, kemauan keras mereka untuk mengalahkan rasa lelah itu akhirnya berbuah manis.

SSB Darussalam baru saja menjadi juara di CLEAR Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015 tahap province round di Jakarta. Mereka mengalahkan SSB Urakan pada pertandingan final lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 3-1.

Tak lama setelah memastikan kemenangannya, para pemain SSB Darussalam menuju salah satu sisi lapangan dan berdiri membentuk lingkaran bersama pelatih dan ofisial tim. Tangan-tangan mereka saling bergandengan tangan satu sama lain.

Dipimpin oleh kapten tim Ahmad Fauzi, mereka kemudian berdoa sambil menundukkan kepala. Ini adalah sebuah ungkapan syukur dan rasa terima kasih mereka kepada Tuhan atas keberhasilan mereka hari ini. Keberhasilan merebut trofi lewat sebuah perjuangan yang amat melelahkan.

Bayangkan saja. SSB Darussalam melakoni empat pertandingan dalam dua hari berturut-turut! SSB dari Tangerang Selatan itu memang cuma bertanding sekali pada hari Sabtu (7/3/2015), yaitu saat mengalahkan SSB Laskar Muda di perdelapanfinal dengan skor 2-0.

Tapi, pada Minggu (8/3), SSB Darussalam harus menjalani tiga pertandingan yang masing-masing berdurasi 2×30 menit di lapangan besar. SSB Darussalam bertemu SSB Putra Melati di perempatfinal dan menang 1-0. Di semifinal, mereka menang tipis 2-1 atas SSB Taruna Persada. Kemenangan itu mengantarkan mereka ke final untuk selanjutnya berhadapan dengan SSB Urakan.

Tapi, masalah yang dihadapi SSB Darussalam bukan cuma banyaknya pertandingan yang harus mereka jalani dan waktu recovery yang amat singkat. Mereka juga harus siap bertarung di bawah guyuran hujan deras dan teriknya sinar matahari. Belum lagi kalau ada pemain yang mengalami cedera, sementara jumlah pemain di skuat mereka cuma 16 orang.

 

Akan tetapi, semua lelah itu sekarang sudah terbayar. SSB Darussalam memetik buah manis atas perjuangan mereka. Di wajah-wajah mereka cuma ada senyum lebar dalam acara penyerahan trofi. Didampingi legenda Manchester United Andy Cole, dua pelatih Manchester United Soccer School Andy Robinson dan Kevin O’Connell, mantan pemain timnas Kurniawan Dwi Yulianto, dan pelatih Zaenal Abidin Zapello, mereka diabadikan oleh para jurnalis sebagai tim juara.

“Semuanya sudah kelelahan, teman-teman juga. Tapi, dengan tenaga yang ada, kami keluarkan semuanya untuk membuktikan bahwa kami tim juara,” ujar kapten SSB Darussalam, Ahmad Fauzi, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (8/3).

“Sangat melelahkan sekali. Butuh fisik yang sangat kuat untuk bisa main sehari tiga kali. Kepala kita pusing, tenaga terkuras. Tapi, Allah berkehendak untuk kita jadi juara,” serunya.

Ahmad Fauzi kini tinggal menunggu apakah dirinya atau rekan-rekan setimnya akan terpilih sebagai salah satu dari 11 pemain terbaik di ajang CLEAR Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015. Para pemain terbaik itu nantinya akan diberangkatkan ke Inggris untuk mengikuti training camp selama sepekan di Manchester United Soccer School pada bulan Mei mendatang. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.