Persebaya Gagal ke LSI, Pendukung Persebaya 1927 Senang KontakPerkasa Futures, Koordinator Bonita (Suporter Bonek Perempuan) Siti Nasyi’ah mengapresiasi keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang tidak meloloskan Persebaya sebagai peserta Liga Super Indonesia (LSI) 2015. Menurutnya, keputusan BOPI adalah merupakan keputusan terbaik untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.

“Saya kira ini keputusan yang cukup bagus. Ini adalah keputusan untuk memperbaiki sepak bola di Indonesia. Sebenarnya, Persebaya yang asli adalah Persebaya 1927, bukan Persebaya ISL,” kata pendukung fanatik Persebaya 1927 itu kepada wartawan di Surabaya.

Ita Bonek, sapaan akrabnya, meminta semua pihak untuk menghormati keputusan tersebut dan berbenah demi kemajuan sepak bola Indonesia. Menurutnya, tidak menjadi soal jika memang harus berisiko. Toh, ada beberapa negara yang di-banned (fukuman) FIFA, namun kemudian bangkit dan menjadikan sepak bolanya lebih bagus.

“Saya harap pendukung Bonek gak takut risiko jika di-banned oleh FIFA. Ada negara yang di-banned tapi kemudian sepak bolanya baik. Sanksi itu dijadikan sebagai cambuk untuk sepak bola yang lebih baik,” kata Ita.

Sejumlah negara yang di-banned FIFA penyebabnya bermacam-macam, namun rata-rata dalah menjadikan sepak bola sebagai syarat dengan politis.

“Menurut saya langkah BOPI sangat tepat. Kami dukung penuh keputusan itu, termasuk upaya dari Menpora untuk membenahi sepak bola Indonesia,” tukasnya.

Seperti diketahui, pada akhir tahun 2010 lalu Persebaya pecah dua. Persebaya 1927 dan Persebaya ISL. Namun, kata Ita, jumlah suporter fanatik banyak yang mendukung Persebaya 1927, karena dianggap yang asli. Namun, Persebaya 1927 tidak bisa ikut kompetisi pada tahun lalu.

BOPI baru saja memberi rekomendasi kepada PT Liga Indonesia selaku operator Liga Super Indonesia (LSI) untuk menyelenggarakan kompetisi pada Sabtu 4 April 2015. Arema Cronus dan Persebaya Surabaya dipastikan tak dapat bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.

Kepastian didapatkan setelah BOPI merampungkan verifikasi yang dilakukan sejak 5 Februari hingga 31 Maret 2015. Masalahnya karena internal di kedua tim tersebut.(hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.