PT KONTAK PERKASA FUTURESDietmar Hamann mengkritik mantan klubnya, Liverpool. Menurut Hamann, harus ada perubahan pola pikir di dalam tubuh The Reds jika mereka ingin benar-benar sukses.

Liverpool cuma dua kali kalah dalam 23 pertandingan pertamanya pada musim ini. Mereka menutup tahun 2016 dengan sebuah hasil bagus: menang 1-0 atas Manchester City di Anfield.

Akan tetapi, setelah itu Liverpool seperti terjun bebas. Mereka cuma menang sekali dalam 10 pertandingan pada tahun 2017, itu pun atas klub divisi empat Plymouth Argyle dalam laga ulangan Piala FA.

Liverpool secara mengejutkan kalah dari Swansea City dan Wolverhampton Wanderers di kandang sendiri. Jordan Henderson dan kawan-kawan juga dua kali dikalahkan Southampton di semifinal Piala Liga Inggris. Pada laga Premier League akhir pekan lalu, mereka tumbang di markas klub papan bawah Hull City.

“Saya tidak mengatakan pemilik klub tidak mendukung Juergen Klopp karena dia diberi sejumlah uang untuk belanja pemain, tapi pola pikir di dalam klub secara keseluruhan harus berubah,” ujar Hamann seperti dikutip Soccerway.

“Kadang-kadang klub dan tim percaya dengan sensasi mereka sendiri. Anda harus konsisten. Tak peduli apakah Anda melalui 10 atau 20 pertandingan tanpa terkalahkan. Jika Liverpool tidak finis empat besar dan tak punya trofi untuk ditunjukkan pada akhir musim — itu mengecewakan. Selesai.

“Sebelum Natal banyak orang yang menjagokan mereka sebagai salah satu favorit Premier League. Sulit untuk menjelaskan rentetan hasil buruk yang terjadi setelahnya. Tentu saja Anda bisa kalah — hampir semua tim punya penurunan dalam satu musim — tapi melalui periode semengecewakan itu tak bisa diterima.

“Berpuas diri adalah masalah terbesar yang dihadapi klub saat ini. Orang-orang yakin ‘kami adalah Liverpool, kami akan baik-baik saja’. Tidak, mereka tidak baik-baik saja karena banyak orang di dalam klub berpikir bahwa jika Anda memberi manajer perpanjangan kontrak selama empat tahun itu memberi persepsi bahwa semuanya berjalan baik, yang mana sebenarnya tidak.

“Manajer perlu bersikap keras kepada tim, tapi perlu adanya proses pemikiran di klub secara keseluruhan jika mereka ingin memaksimalkan apa yang mungkin diraih dengan pemain-pemain yang mereka punya,” kata Hamann.

Liverpool sekarang menghuni posisi kelima di klasemen sementara dengan 46 poin, terpaut 13 poin dari Chelsea yang berada di puncak. Mereka akan menjamu Tottenham Hotspur pada Sabtu (11/2/2017) besok. (hnm) – PT KONTAK PERKASA FUTURES