Prancis Tak Mampu Kalahkan Albania dalam Dua Pertemuan Terakhir KontakPerkasa Futures, Prancis akan menghadapi Albania di laga keduanya pada Piala Eropa 2016. Secara umum Prancis punya catatan oke atas Albania, walaupun tak mampu menang di dua pertemuan terakhir.

Sejauh ini Prancis sudah enam kali menghadapi Albania. Empat pertemuan awal berhasil dimenangi oleh Les Bleus–dua pertama di kualifikasi Piala Eropa 1992, dua berikutnya di kualifikasi Piala Eropa 2012.

Pun begitu, Prancis gagal mengalahkan Albania di dua pertemuan terakhir–laga-laga friendly. Pada partai tersebut kedua tim berimbang 1-1 pada 14 November 2014, lalu Albania menang 1-0 atas Prancis pada 13 Juni 2015.

Kedua tim kini akan menjalani pertarungan ketujuh di Stade Vélodrome, Marseille, Kamis (16/6/2016) dinihari WIB, dalam partai ke-15 gelaran Piala Eropa 2016.

Berikut data dan fakta seputar pertemuan itu seperti dirangkum Opta.

– Prancis sudah memenangi empat dari enam pertemuan lawan Albania tapi gagal memenangi dua pertemuan terakhir (1 seri, 1 kalah).
– Tendangan bebas Ergys Kace membantu Albania menang 1-0 atas Prancis dalam pertemuan terakhir kedua tim pada Juni 2015.
– Albania belum pernah mencetak gol lebih dari sekali dalam sebuah laga lawan Prancis (dalam enam laga, ada tiga gol yang lahir).
– Albania belum pernah mengalahkan Les Bleus di Prancis; kebobolan sembilan gol dari tiga laga dan cuma bikin satu gol (1 seri, 2 kalah).
– Prancis baru kalah satu kali di dalam 11 pertandingan terakhirnya di Stade Vélodrome di Marseille (vs Argentina 2009). Di 10 laga lain, Prancis menang 7 kali dan seri 3 kali).
– Sebelum ini Les Bleus sudah dua kali bermain di venue itu dalam sebuah Piala Eropa; kalah dari Cekoslowakia di 1960 (0-2) tapi menang dari Portugal pada 1984 (3-2).
– Prancis sudah memenangi enam laga terakhirnya di negeri sendiri dalam Piala Eropa (5 di 1984, 1 di 2016).
– Prancis cuma membuat dua clean sheet dalam 17 pertandingan terakhirnya di Piala Eropa (lawan Rumania di 2008 dan Ukraina di 2012).
– Prancis melepaskan lima tembakan tepat sasaran (termasuk dua golnya) di partai pembuka lawan Rumania yang kesemuanya terjadi di babak kedua.
– Tujuh dari delapan gol terakhir Prancis di Piala Eropa lahir setelah turun minum.
– N’Golo Kante membuat lebih banyak sentuhan (101), operan (86), intersep (5), dan tekel (3) dibandingkan pemain Prancis lain di laga pembuka lawan Rumania.
– Olivier Giroud sudah membuat delapan gol dalam delapan kali start untuk Prancis.
– Saat melawan Rumania, Dimitri Payet menjadi pemain Prancis pertama yang membuat gol dan assist di satu partai Piala Eropa yang sama sejak Thierry Henry melakukannya pada tahun 2000 (vs Republik Ceko).
– Dengan berseragam Marseille, Payet mencetak enam gol dan membuat sembilan assist di dalam 17 pertandingan liga di Stade Vélodrome.
– Albania kalah dalam dua partai internasional terakhir. Sejak Oktober 2013, Albania belum pernah kalah di tiga laga beruntun. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.