PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar menguat pada hari Jumat, mencapai level tertinggi sejak awal Februari di tengah harapan tinggi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,34% pada 98,62 akhir Jumat. Untuk minggu lalu, indeks naik 0,7%.

Dolar menguat setelah Presiden Fed New York William Dudley mengatakan Rabu bank sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga di tahun ini jika perekonomian masih berada dalam lintasan saat ini.

Tumbuh harapan bahwa Hillary Clinton akan memenangkan pemilihan presiden AS juga telah menambah kemungkinan kenaikan suku bunga Desember.

Pertemuan Fed berikutnya adalah pada bulan November, tetapi kenaikan suku bunga menjelang pemilihan presiden dipandang sebagai hal yang tidak mungkin.

Harapan tingkat suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan dolar dengan membuatnya lebih menarik menghasilkan keuntungan bagi investor.

Investor saat ini menghargai kesempatan 64% dari kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed bulan Desember; menurut dana federal berjangka terlacak oleh Perangkat Pemantau Suku Bunga Fed.

Dolar juga terdorong karena euro melemah setelah pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa di hari Kamis lalu.

Presiden ECB Mario Draghi mengindikasikan bahwa bank sentral Eropa dapat memperpanjang program stimulus pada bulan Desember.

Euro jatuh ke posisi terendah tujuh bulan terhadap dolar di hari Jumat, dengan EUR/USD di 1,0882 pada akhir perdagangan.

USD/JPY berkurang 0,15% ke 103,77 pada akhir Jumat, sementara GBP/USD turun 0,18% di 1,2231.

Dalam seminggu ke depan, investor akan melihat pembacaan awal pertumbuhan kuartal ketiga AS, Jumat, yang diperkirakan menunjukkan rebound signifikan dari kuartal kedua yang lamban.

Inggris Raya juga akan merilis perkiraan awal pertumbuhan kuartal ketiga pada hari Selasa, rilis pertama bagaimana perekonomian Inggris berjalan sejak referendum Brexit 23 Juni.

Data awal aktivitas usaha bulan Oktober bagi anggota penting zona euro serta kawasan euro yang lebih luas keluar di hari Senin.

Menjelang seminggu mendatang, Investing.com telah menyusun daftar ini dan peristiwa signifikan lainnya yang cenderung mempengaruhi pasar.

Senin, 24 Oktober

Anggota kunci zona euro dan kawasan euro yang lebih luas akan merilis PMI awal bulan Oktober.

Di AS, Ketua Fed New York William Dudley dan Ketua The Fed St Louis James Bullard akan bertestimoni.

Selasa, 25 Oktober

Di zona euro, Ifo Institute akan melaporkan iklim bisnis Jerman.

AS akan merilis data sektor swasta kepercayaan konsumen.

Gubernur Bank of England Mark Carney akan bertestimoni tentang konsekuensi ekonomi dari referendum Brexit di London.

Presiden ECB Mario Draghi akan berpidato pada sebuah acara di Berlin.

Rabu, 26 Oktober

Australia akan merilis data inflasi selama kuartal ketiga.

AS akan melaporkan penjualan rumah baru.

Kamis, 27 Oktober

Selandia Baru akan merilis data neraca perdagangan.

Inggris Raya akan mempublikasikan data awal pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga.

AS akan menghasilkan laporan barang tahan lama, klaim pengangguran awal dan penjualan rumah tertunda.

Jumat, 28 Oktober

Jepang akan merilis data inflasi dan pengeluaran rumah tangga.

Di zona euro, Jerman akan mempublikasikan angka inflasi awal bulan Oktober.

AS akan akhiri minggu dengan angka awal PDB kuartal ketiga dan pembacaan direvisi sentimen konsumen dari University of Michigan. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES