Cerita Cinta Suci, Survivor Kanker dengan Satu Ginjal | PT KONTAK PERKASA

PT KONTAK PERKASA SURABAYA – Suci Nanda Nur Syahputri (27) mengaku tidak ingat betul bagaimana pengalamannya selama menjalani pengobatan untuk tumor Wilms yang ia idap dahulu. Yang ia tahu, ia kerap ditunjukkan foto-foto dirinya ketika masih kecil dengan kepala botak dan tubuh yang kurus.

“Karena aku masih kecil, aku diceritain sama orangtuaku. Waktu ulang tahun satu tahun masih sehat, paling sakit cuma batuk pilek, setelah dirayain ulang tahun aku jadi sakit-sakitan, demam tinggi,” kisah Suci pada detikHealth.

Orangtuanya pun menemukan sebuah benjolan sebesar telur yang ada di perutnya saat ia hendak dimandikan. Setelah dibawa ke bidan dan beberapa rumah sakit, orangtua Suci masih merasa cemas sebab Suci hanya didiagnosis busung lapar, sementara sang ibu yakin sudah memberikan ASI (air susu ibu) yang ekslusif.

“Kata mamaku ‘enggak mungkin kan anaknya dikasih gizi yang kurang?’ akhirnya pindah lagi ke RS Cipto Mangunkusumo, langsung tes darah. Saat itu didiagnosis tumor Wilms,” tuturnya.

Semua proses pengobatan berjalan dengan cepat, sebab dikhawatirkan sel kanker menyebar ke organ tubuh lainnya. Sampai akhirnya ia pun direkomendasikan untuk menjalani operasi pengangkatan satu ginjalnya. Awalnya, orangtuanya sempat ragu, namun ternyata berkat dorongan dokter yang menangani Suci, orangtuanya pun kembali semangat.

“Ternyata yang operasi aku (dokter) ginjalnya juga satu,” ucapnya.

Singkat cerita, saat duduk di Sekolah Dasar (SD), Suci dinyatakan sembuh. Akan tetapi perjalanannya masih panjang, terlebih ketika ia sudah mulai mengenal cinta dan juga lingkup pertemanan yang semakin luas.

“Kadang aku suka dibilang manja, mereka enggak tahu aja aku kalau sudah capek kayak gimana. Nah, aku orannya enggak share ke orang-orang, cuma ke teman terdekat aku saja yang tahu aku punya satu ginjal. Aku enggak mau pikiran mereka gimana ke aku,” kisah Suci yang juga anggota aktif sebagai relawan Cancer Buster Community.

Namun Suci percaya, jalan hidupnya sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Meskipun sejumlah pria yang mendekatinya ada yang mundur saat ia jujur pernah jadi penyintas kanker, ia tidak pernah takut untuk jujur. Sampai akhirnya ia dipertemukan oleh seorang pria yang kini menjadi pendamping hidupnya, Muhammad Fikri Syahruddin (27).

“Dia bilang mau serius, ya sudah aku tanya ‘kamu yakin mau serius sama aku? Jangan lihat luarnya aja lho’. Aku cerita, ternyata dia malah kagum dan jadi lebih mau menjaga juga menemani.”

“Memang dulu perjalanan panjang, ada yang kita jujur tiba-tiba mundur perlahan. Kita tuh spesial banget, kita enggak usah milih cowo baik, dengan jujur saja cowo yang mau sama kita saja sudah pasti baik banget,” tambahnya dengan berbinar.

Terakhir, Suci menitipkan pesan kepada teman-teman survivor untuk tak perlu takut dengan masa depan. Survivor pun bisa terus berkembang dan bahkan berprestasi layaknya anak-anak lainnya. Salut banget! PT KONTAK PERKASA

Sumber : healt.detik