DIRGAHAYU INDONESIA KE-74, TENTANG KEMERDEKAAN YANG WAJIB KAMU TAHU! | PT KONTAK PERKASA

PT KONTAK PERKASA SURABAYA – Dirgahayu Indonesia! Siap-siap nih kita semua menyambut dan merayakan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74 dengan penuh euforia. Jang lupa ya pasang bendera pusaka merah putih di depan rumah kita.

Banyak sekali kegiatan positif yang bisa kita lakukan di HUT RI ke-74 ini, disamping itu kita juga semestinya meneladani semangat para pahlawan bangsa yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Kita sebagai generasi penerus bangsa mesti tau nih semua hal tentang kemerdekaan Indonesia supaya makin mencintai tanah air kita sendiri, yuk kita baca artikel berikut ini sampai tuntas!

Sejarah Kemerdekaan

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, dan ketika itu juga bertepatan dengan bulan Ramadhan 1365 H, teks proklamasi dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Sejarah dimulai dimana pada awalnya Belanda lah yang menguasai Indonesia, selama masa itu para pejuang kita mati-matian berjuang untuk merebut kemerdekaan. Kemudian dari pecahnya “Perang Asia Timur Raya“, Amerika Serikat menyatakan perang kepada Jepang karena serbuan tentara Jepang ke pusat pertahanan Amerika Serikat yang dikenal dengan “Pearl Harbour” pada tgl 8 Desember 1941. Kemudian tentara Jepang dengan angkatan laut dan angkatan udaranya semakin agresif beraksi mendarat di wilayah Indocina, Filipina, Malaya dan Indonesia. Jepang mendarat ke Indonesia dengan tujuan melumpuhkan pasukan Belanda. Mereka kemudian dengan cepat menguasai banyak wilayah di Indonesia yang membuat Belanda semakin terdesak dan akhirnya Pemerintah Hindia Belanda menyatakan menyerah kepada Jepang pada tahun 1942.

Latar belakang kemerdekaan Indonesia diawali dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu yang terdiri dari Amerika Serikat, Britania Raya, Uni Soviet, dan Tiongkok karena pada tanggal 6 Agustus 1945 Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima. Kemudian tiga hari kemudian tanggal 9 Agustus 1945 bom atom kedua dijatuhkan di Nagasaki, dua pusat kota pemerintahan Jepang itu menjadi hancur rata dengan tanah.

Akhirnya Jepang menyerah secara resmi tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Penyerahan kalah itu dilakukan di kapal Missouri pada tanggal 2 September 1945 oleh Kaisar Hirohito dari pihak Jepang dan Jendral Douglas Mc Arthur dari pihak sekutu.

Setelah melewati berbagai rintangan, akhirnya Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta berhasil memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Makna dan Arti Kemerdekaan

Hari kemerdekaan Indonesia sudah pasti memberikan banyak sekali makna dan arti bagi kita semua, diantaranya yang bisa kita ambil adalah:

Sebagai Pemersatu Bangsa
Kemerdekaan menjadi salah satu momen yang membuat seluruh rakyat Indonesia bersatu. Dari ujung Barat hingga Timur Indonesia semua dengan lantang mengucapkan “Merdeka!”. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kemerdekaaan Indonesia adalah momen terbaik untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa serta menghilangkan perselisihan satu sama lain.

Semangat Pantang Menyerah
Di dalam proses terciptanya kemerdekaan Indonesia, terdapat sejarah panjang yang penuh dengan perjuangan tanpa henti dan semangat pantang menyerah dari para pahlawan kita. Makna yang bisa kita petik adalah bahwa sebuah perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil yang kita harapkan.

Saling Bekerjasama dan Percaya
Perjuangan para pahlawan kita yang membebaskan Indonesia dari cengkraman penjajah bukanlah sebuah hal yang mudah. Tenaga, keringat, darah, air mata, hingga nyawa dipertaruhkan demi sebuah kemerdekaan. Dalam prosesnya sangat dibutuhkan kerjasama dan kepercayaan antara para pejuang satu sama lain. Sikap saling bekerjasama dan percaya juga bisa kita terapkan di kehidupan sehar-hari agar semua hal bisa berjalan dengan baik.

Saling Menghormati dan Menghargai
Sebelum proklamasi kemerdekaan republik Indonesia para tokoh muda dan tua saling berdikusi sampai terjadi kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta dengan golongan muda yang diwakili oleh Achmad Subardjo  tentang bagaimana dan kapan proklamasi akan dilaksanakan.

Disitu kita bisa meneladani sifat bahwa yang muda menghormati yang tua dan yang tua menghargai yang muda. Sifat saling menghormati dan menghargai ini sangat baik untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebenarnya masih banyak lagi makna dan arti kemerdekaan bagi kita semua, yang kesemuanya bisa makin menumbuhkan kecintaan kita terhadap negeri kita Indonesia.

Kita sebagai generasi saat ini tidak semerta merta bisa duduk santai menikmati hasil kemerdekaan dari para pejuang, justru kita mengemban tugas yang lebih berat yaitu mempertahankan kemerdekaan ini dan berkarya untuk negara kita tercinta agar hasil kemerdekaan yang diperoleh dari para pejuang tidak sia-sia. PT KONTAK PERKASA

PT KONTAK PERKASA

PT KONTAK PERKASA