Harga Emas Naik Terdukung Perkiraan Dovish The Fed AS | PT KONTAK PERKASA FUTURES

PT KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA – Harga emas naik pada hari Senin menantikan pertemuan Federal Reserves AS yang diperkirakan tidak menaikkan suku bunga AS. Namun penguatan dolar AS seiring lonjakan imbal hasil Treasury AS membayangi tekanan pada logam mulia ini.

Harga emas spot stabil di $ 1.728.00 per ons, setelah naik sebanyak 0.4% di awal sesi.

Harga emas berjangka AS naik 0,4% menjadi $ 1.727,20.

Dolar AS bertahan kuat, didukung oleh lonjakan dalam imbal hasil Treasury ke tertinggi lebih dari satu tahun di tengah optimisme ekonomi AS yang berkelanjutan setelah paket pemulihan $ 1,9 triliun ditandatangani menjadi undang-undang minggu lalu.

Harga emas turun ke level terendah sembilan bulan di $ 1.676,10 minggu lalu, tertekan oleh percepatan imbal hasil obligasi, yang meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Investor sekarang menunggu pertemuan Federal Reserve AS minggu ini untuk arahan kebijakan moneter.

Pertemuan FOMC minggu ini akan menjadi pendorong utama pasar emas. Perkiraan pernyataan dovish yang kuat oleh Ketua Fed Powell dan tim dapat mengirim imbal hasil Treasury lebih rendah dan mengangkat harga emas lebih tinggi.

Di logam lain, perak naik 0,4% menjadi $ 26,02 per ons.

Palladium turun 0,5% menjadi $ 2.358,68 dan platinum naik 0,2% menjadi $ 1.207.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas bergerak naik terbantu sentimen positif perkiraan pernyataan dovish Ketua The Fed yang dapat menurunkan dolar AS, juga perkiraan tidak menaikkan suku bunga memberikan sentimen positif. Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1.739-$ 1.747. Namun jika turun, harga akan bergerak dalam kisaran Support $ 1.723-$ 1.718. PT KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com