IHSG Cuma Tumbuh 1,7%, Kalah Jauh dari Vietnam | PT KONTAK PERKASA

PT KONTAK PERKASA SURABAYA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun ini ditutup kurang memuaskan. Di kawasan ASEAN pasar modal Indonesia hanya berhasil di posisi keempat dari sisi pertumbuhan indeks.

Kemarin IHSG hanya berakhir di level 6.299. Posisi itu sekaligus jadi posisi penutup IHSG di tahunan 2019.

Secara harian IHSG tercatat turun 0,47% dari penutupan perdagangan kemarin. Jika dilihat dari awal tahun, IHSG hanya naik 1,7% (year to date/ytd).

Posisi itu jauh dibandingkan pertumbuhan indeks saham Vietnam, VN-Index yang tercatat tumbuh 8,12% yang berakhir di level 965.

Kinerja IHSG Jauh di Bawah Vietnam.

Menurut catatan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG dari awal tahun naik hanya 1,7% (year to date). Kinerja IHSG itu hanya mampu menduduki posisi keempat di ASEAN.

Urutan pertama diduduki oleh indeks saham Vietnam, VN-Index yang tercatat tumbuh 8,12% yang berakhir di level 965. Posisi kedua ditempati indeks saham Singapura, STI yang tumbuh 5,01% ke posisi 3.222,44.

Lalu urutan ketiga Filipina yang tumbuh 4,66% ke level 7.815,26. Kelima indeks saham Thailand yang tumbuh 0,99% ke posisi 1.579,5. Sedangkan indeks saham Malaysia justru turun 4,43% dari awal tahun ke posisi 1.615,67.

Menurut Direktur Utama BEI, Inarno Djayadi 2019 memang merupakan tahun yang berat. Gejolak ekonomi global turut membebani pasar modal Indonesia.

“Tahun 2019 merupakan tahun yang memiliki dinamika dan memiliki tantangan. Sehingga memberikan dampak pada kinerja perusahaan tercatat,” ujarnya di gedung BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Meski begitu selama 1 tahun investor asing melakukan aksi beli di pasar modal Indonesia. Tercatat net buy sepanjang tahun mencapai Rp 44,63 triliun.

IHSG Loyo Saat Ditutup Sri Mulyani

Seremonial penutupan perdagangan saham tahun ini awalnya dijadwalkan eh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun lantaran ada kegiatan di kota lain, akhirnya digantikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan BEI dan seluruh anggota bursa, SRO, emiten dan lembaga penunjang pasar mdoal serta pelaku pasar modal atas kerja kerasnya di 2019,” kata Sri Mulyani di gedung BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Sambil berkelakar Sri Mulyani berharap kehadirannya yang menggantikan Jokowi bisa memberikan sentimen positif kepada perdagangan saham.

“Mudah-mudahan saya datang jadi hijau dan termasuk yang terbaik di Asia,” tuturnya.

Namun sayangnya harapan Sri Mulyani tidak terwujud. Hari ini IHSG tercatat turun 0,47% dari penutupan perdagangan kemarin ke level 6.299. Meski begitu jika dilihat dari awal tahun level itu itu naik 1,7% (year to date/ytd). PT KONTAK PERKASA

detik.com