Rekomendasi Harga Emas 24 Juli 2020: Kenaikan Harga Emas Menantang Rekor Tertinggi | PT KONTAK PERKASA

PT KONTAK PERKASA SURABAYA – Harga emas naik lagi pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat dan mendorong hampir mendekati ketinggian selama 9 tahun. Emas sudah tidak jauh lagi dari rekor harga tertinggi yang dicapai pada tahun 2011 di $1,920.70 per ons, dengan basis harga Comex berjangka.

Emas berjangka kontrak bulan Agustus naik $12.00 per ons pada $1,877.10. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 977.000,- per gram, turun Rp 5000,-

Permintaan safe-haven, pembelian secara tehnikal, melemahnya indeks dolar AS, naiknya harga minyak mentah, dan bertambahnya permintaan konsumen dari Cina dan kemungkinan juga India semua memberikan bahan bakar bagi pergerakan naik harga emas.

Pasar saham kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai, termasuk Nasdaq yang mencatat rekor ketinggian. Penghasilan perusahaan-perusahaan AS yang bagus membawa harga saham naik tinggi, dengan para trader dan investor saat ini mengabaikan kekuatiran akan meningkatnya infeksi Covid-19 di AS.

Ada sedikit kenaikan harapan akan diberikannya paket bantuan keuangan dari pemerintah AS berikutnya terhadap orang-orang Amerika segera. Anggota partai Republik di Senat telah setuju dengan pemerintahan Trump akan bantuan senilai $1 triliun yang akan dikirim ke Demokrat untuk dipertimbangkan, meskipun Demokrat menginginkan nilai yang lebih besar.

Sementara Uni Eropa telah mencapai kesepakatan untuk memberikan paket belanja yang besar untuk membantu penduduk dan bisnis mereka keluar dari masalah akibat terdampak Covid-19.

Kenaikan harga emas selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,887.90 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,900.00 dan kemudian $1,922.31. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,863.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,850.00 dan kemudian $1,834.65. PT KONTAK PERKASA

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting