Emas Berbalik Naik Karena Turunnya USD | PT KP PRESS

PT KP PRESS SURABAYA – Harga emas sempat melemah, pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Rabu kemarin karena kenaikan yang kuat pada indeks dolar AS baru-baru ini merupakan faktor “bearish” bagi pasar metal. Namun harga emas berbalik naik sekitar $20 ke ketinggian selama 3 hari karena berbalik turunnya USD secara dramatis. Rebound-nya pasar saham AS dalam perdagangan semalam adalah faktor yang negatip bagi metal yang safe-haven.

Emas memerlukan berita fundamental “bullish” yang baru untuk bisa melompat ke tren naik yang terhenti.  Emas berjangka kontrak bulan Oktober terakhir naik ke level $1,948.30. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 1.017.000 per gram.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Saham-saham Eropa kebanyakan naik dan saham-saham Asia turun. Pasar saat ini mengabaikan berita semalam bahwa AstraZeneca telah menghentikan uji coba vaksi Covid – 19 karena satu orang di dalam uji coba itu terkontraksi penyakit yang tidak jelas. Penghentian uji coba sementara seperti itu adalah umum terjadi kata para ahli.

Hal penting diluar pasar metal berharga adalah naiknya harga minyak mentah ke $38.50 setelah mengalami koreksi turun yang tajam baru-baru ini.

Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,911.93  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,900.00 dan kemudian $1,884.40. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di $1,950.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,960.77 dan kemudian $1,995.12. PT KP PRESS

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting