Kembali Menguat Meskipun Saham Naik | PT KP PRESS

PT KP PRESS SURABAYA – Pasar emas menguat pada awal perdagangan di minggu yang baru. Kenaikan harga metal pada hari kemarin adalah mengesankan karena terjadi ditengah naiknya minat terhadap resiko secara global memulai minggu yang baru. Emas berjangka kontrak bulan Oktober naik $11.30 per ons pada $1,949.60. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 1.023.000,- per gram.

Pasar saham global mengalami kenaikan pada perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik secara solid pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai, termasuk S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor ketinggiannya.

Perkataan Presiden Donald Trump yang menyetujui pengobatan coronavirus termasuk plasma telah mendorong sentimen positip dipasar dan membebani dolar AS. Usaha untuk mempercepat persetujuan para calon imunisasi dari Pfizer dan AstraZeneca juga membuat saham-saham mengalami permintaan beli sekalipun jumlahnya terbatas.

Perkembangan positip lainnya datang dari hubungan AS dengan Cina dimana Amerika Serikat dilaporkan akan mengijinkan WeChat Cina untuk terus beroperasi. Meskipun demikian, komentar Trump bahwa “kami tidak ingin berbisnis dengan Cina” menyangkal berita tersebut.

Laporan dari Asia mengatakan bahwa Cina mengalami banjir yang besar pada minggu-minggu belakangan ini, yang menghancurkan panen dalam jumlah yang besar yang akan membuat Cina terpaksa meningkatkan impor makanannya.

Harga emas mengalami kenaikan sebagian karena para trader yang memburu harga yang murah – bargain hunting. Selain itu melemahnya dolar AS menambah dorongan naik terhadap pasar emas.

Secara tehnikal, “resistance” terdekat menunggu di $1,955.70 yang apabila berhasil dilewati akan lanjutke $1,975.00 dan kemudian $2,000.00. Sedangkan”support” terdekat menunggu di $1,929.40 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,909.60 dan kemudian $1,900.00. PT KP PRESS

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting