Rekomendasi Harga Emas 12 November 2020: Turun Kembali Karena Naiknya Minat Resiko | PT KP PRESS

PT KP PRESS SURABAYA – Harga emas turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Metal berharga ini mengalami tekanan jual dari naiknya minat terhadap resiko dikalangan trader/investor yang terlihat dari rally indeks saham global pada pertengahan minggu. Naiknya indeks dolar AS juga merupakan faktor negatip bagi emas. Emas berjangka kontrak bulan Desember diperdagangkan turun $16.00 per ons pada $1,860.00. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 970.000,- pr gram, turun Rp 2000,-

Pasar saham bervariasi namun kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada sesi perdagangan New York. Berita dari Pfizer pada hari Senin yang mengatakan telah memproduksi vaksin yang berhasil untuk Covid – 19 diikuti oleh beberapa perusahaan farmasi lainnya yang mengatakan bahwa mereka juga sudah hampir berhasil. Rusia mengklaim bahwa vaksinnya telah efektif 92%. Pasar pada pertengahan minggu berpendapat bahwa pada paruh ke dua tahun 2021 ekonomi dan kehidupan manusia akan bisa sudah kembali ke normal.

Namun sementara itu, coronavirus sedang mengamuk di Amerika Serikat, Eropa dan bagian dunia yang lain. Banyak rumah sakit di AS dilaporkan sudah penuh, meskipun musim dingin belum tiba sepenuhnya, dimana diperkirakan akan lebih buruk lagi kondisinya nanti. Kenaikan tajam indeks saham AS pada hari Senin, karena eforia awal dari vaksin yang berhasil, bisa jadi merupakan puncak dari pasar yang tidak akan segera lenyap.

Imbal hasil obligasi treasury AS naik ke ketinggian delapan bulan karena prospek bahwa ekonomi AS akan pulih dengan solid pada 2021. Sementara indeks dolar AS naik karena koreksi setelah menyentuh kerendahan selama 9 bulan pada hari Senin.

Kenaikan selanjutnya dari harga emas akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,888.90 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,900.00 dan kemudian $1,939.00. Sementara penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,858.90 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,848.00 dan kemudian $1,832.68. PT KP PRESS

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting