Rekomendasi Harga Emas 24 November 2020: Turun Karena Naiknya Minat Terhadap Resiko | PT KP PRESS

PT KP PRESS SURABAYA – Harga emas berjangka turun moderat pada awal perdagangan sesi AS, tertekan oleh karena meningkatnya minat terhadap resiko di pasar memulai minggu perdagangan yang baru. Meskipun demikian, turunnya indeks dolar AS ke kerendahan selama tujuh minggu membatasi turunnya harga emas. Emas berjangka kontrak bulan Desember turun $7.50 pada $1,864.90 per ons. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 977.000,- per gram.

Pasar saham global kebanyakan naik pada perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarahnaik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Sentimen terhadap resiko membaik pada saat minggu perdagangan yang baru dimulai dengan uji coba vaksin yang lain, kali ini dari Universitas Oxford dan AstraZeneca yang menunjukkan keefektifan sekitar 70% secara rata-rata, dan 90% untuk dosis yang lebih rendah. Hasil interim ini dikonfirmasi yang berarti bisa dipakai untuk memvaksinisasi lebih banyak orang.

Ada konsensus umum di pasar bahwa paruh kedua dari tahun 2021 pandemik akan berhasil diturunkan dan ekonomi akan sangat baik, dalam perjalanan kembali ke normal. Sementara saat ini di Amerika Serikat dilaporkan pada hari minggu lebih dari 142.000 orang terkena kasus baru  dan pasien rumah sakit mencapai rekor untuk hari yang ke 13 berturut-turut yang menunjukkan bahwa pandemic masih belum berhasil dikendalikan. Sementara Eropa sedang menderita karena dampak negatip dari virus corona terhadap ekonomi.

Markit PMI bulan Nopember jatuh, dengan sektor jasa mengalami kontraksi lebih cepat dan ini membebani euro. PMI keseluruhan turun dari 50.0 di bulan Oktober ke 45.1 di bulan November. PMI manufaktur turun dari 54.8 pada bulan lalu menjadi 53.6 pada bulan ini. Sementara PMI Jasa turun ke 41.3 dari sebelumnya 46.9 di bulan Oktober dan diperkirakan 42.5.

Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,850.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,848.00 dan kemudian $1,820.00. Sementara kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,875.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,885.00 dan kemudian $1,900.00. PT KP PRESS

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting