RBA Isyaratkan Memuncaknya Pengangguran, Mendorong Kembali Pertumbuhan Ekonomi KontakPerkasa Futures, Bank sentral Australia menunjukkan tingkat pengangguran telah mencapai puncaknya sebagai tanda-tanda membaiknya ekonomi, bahkan disaat mendorong kembali perkiraan dari kenaikan pertumbuhan tahun ini.

“Data ekonomi domestik selama beberapa bulan terakhir umumnya positif,” Reserve Bank of Australia mengatakan hari ini di Sydney. “Tingkat pengangguran kini diperkirakan akan tetap sedikit mengalami perunbahan selama 18 bulan ke depan atau lebih dari tingkat yang sedikit lebih rendah dari yang telah diperkirakan sebelumnya, sebelum menurun lebih dari 2.017 seiring tumbuhnya permintaan.”

pembuat kebijakan dengan yakin menyarankan untuk jeda tiga bulan di tingkat suku bunga pada rekor terendahnya sebesar 2 persen bisa diperpanjang. Tekanan untuk lebih mendorong ekonomi telah diringankan oleh pasar tenaga kerja yang lebih baik dan melemahnya mata uang, sehingga Gubernur Glenn Stevens dalam keputusan kebijakannya pada Selasa kemarin untuk menghilangkan referensi terhadap dolar lokal yang terlalu tinggi untuk pertama kalinya dalam 18 bulan terakhir.

Bank sentral mengatakan hari ini bahwa dengan The Fed yang diharapkan memulai kebijakan pengetatan sebelum akhir tahun, ada “kesempatan yang masuk akal bahwa dolar Australia akan terdepresiasi lebih lanjut.” Ini mengangkat perkiraan inflasi inti menjadi 2,5 persen untuk dua tahun ke depan – titik tengah dari target – untuk memperhitungkan harga impor yang lebih tinggi terkait terdepresiasi mata uang.

Dalam pernyataan hari ini pada Kebijakan Moneter, RBA memperkirakan rata-rata pertumbuhan ekonomi antara 2 persen dan 3 persen pada tahun 2016, turun dari 2,5 persen menjadi 3,5 persen yang terlihat pada Mei lalu. Dikatakan penurunan suku bunga pada bulan Februari dan Mei masih bekerja dengan caranya masing masing melalui ekonomi.(hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.