PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Hubungan Zlatan Ibrahimovic dengan Jose Mourinho bukan cuma sebatas antara pelatih dan pemain. Ibra menganggap Mourinho sebagai sahabat yang ‘aku rela mati’ untuknya’.

Pengumuman untuk bergabung dengan Manchester United akan menjadi ajang reuni Zlatan dengan Mourinho. Keduanya pernah bersama-sama saat berada di Inter Milan di musim 2008/2009. Zlatan berperan signifikan saat Inter menjadi juara juara Serie A hingga kemudian pindah ke Barcelona. Mourinho tetap bertahan di Inter hingga kemudian meraih trofi yang belum pernah didapatkan Zlatan: trofi Liga Champions.

Menjelang musim 2016/2017, Mourinho kemudian ke MU. Dia lebih dulu memastikan masa depannya bersama Setan Merah. Orang Portugal itu diikat The Red Devils selama tiga musim ke depan. Sejak itu rumor kedatangan Ibra mulai mencuat dan kemudian diklaim sendiri oleh si pemain.

Mou yang ‘ditolak’ para pemain Chelsea musim lalu meski di musim sebelumnya berhasil mengantarkan The Blues menjadi juara adalah sosok yang amat dihormati Zlatan. Mourinho yang bisa amat dekat dengan para pemainnya, membangun sebuah tim dengan kadang kala menyertakan manajemen konflik, dan seorang motivator ulung adalah sosok teladan bagi Zlatan.

Dalam biografi Zlatan berjudul I Am Zlatan, si pemain Swedia tersebut menyebut kalau Mourinho adalah seorang manajer yang “Aku rela mati” untuknya.

Mourinho sendiri tak menutupi keinginannya untuk bekerja bersama Zlatan lagi. Dia pernah memberikan kode keras tak lama setelah teken kontrak dengan MU.

“Dia adalah pemain yang bisa membawa sesuatu ke puncak. Saya pernah mempunyai periode fantastis bekerja sama dengan dia. Apakah kami akan bekerja sama lagi, saya tidak tahu,” ucap dia seperti dilansir BBC.

Akankah duet sahabat dekat sebagai pelatih dan pemain itu akan bertuah untuk MU? Menarik untuk menunggu Premier League yang dihelat tak lama lagi. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES