PT KONTAK PERKASA FUTURES  – Dolar AS merosot dalam perdagangan libur yang tipis sebelum Tahun Baru pada hari Kamis, tergelincir dari level tertinggi 14 tahun terhadap sejumlah mata uang karena investor mengambil keuntungan jelang akhir tahun.

Indeks dolar, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,3% di 102,93 pukul 15.40 WIB, berbalik kembali dari puncak 14 tahun minggu lalu 103,62.

Terhadap yen, dolar turun sekitar 0,7% di 116,41, mundur dari 10,5 bulan dari 118,65 yang terjadi pada minggu lalu.

Sementara itu, euro naik 0,3% terhadap greenback ke 1,0446, bergerak menjauh dari level terendah 13 tahun di minggu lalu 1,0352.

Di tempat lain, pound Inggris rebound 0,25% ke 1,2258 terhadap dolar, setelah jatuh ke level terendah dua bulan di 1,2201 sehari sebelumnya.

Greenback merosot setelah data dari National Association of Realtors menunjukkan penjualan rumah lama turun ke level terendah dalam hampir setahun pada bulan November, sinyal bahwa pasar properti dapat kehilangan dorongan.

Sejak pemilu AS pada awal November, dolar telah menguat hampir 6% berkat taruhan pertumbuhan AS yang lebih tinggi dan lebih cepat dari kenaikan suku bunga di bawah presiden yang masuk Donald Trump.

The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu tahun di awal bulan ini dan memproyeksikan tiga peningkatan lebih lanjut pada tahun 2017. Sebaliknya, bank sentral Eropa dan Jepang tetap berkomitmen dalam kebijakan moneter yang sangat longgar.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan dolar dengan membuat mata uang tersebut lebih menarik menghasilkan keuntungan bagi investor.

AS akan merilis laporan mingguan klaim pengangguran awal pada pukul 20.30 WIB, Kamis, di tengah ekspektasi penurunan sebesar 11.000 menjadi 264.000 dalam pekan yang berakhir 23 Desember. (hnm) –  PT KONTAK PERKASA FUTURES