Rupiah Dibuka Berkutat di Rp11.815USDNilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka bergerak dalam kisaran sempit. Meski demikian, Rupiah masih berkutat di level Rp11.800 per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (4/6/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) berada di Rp11.815 per USD, dari penutupan kemarin Rp11.810 per USD. Rupiah bergerak dalam kisaran Rp11.797-Rp11.820 per USD.

Rupiah melemah, lantaran apresiasi dolar AS yang mencapai level tertinggi satu bulan terhadap yen Jepang, sebelum rilis laporan tenaga kerja minggu ini yang mungkin mendorong Federal Reserve untuk memotong stimulus.

Dolar AS sedikit berubah pada USD102,54 per yen Jepang, dolar AS diperdagangkan di USD1,3620 per euro, menyusul penurunan 0,2 persen menjadi USD1,3628 per euro. Sementara euro terhadap yen ditutup di 139,65 per euro dari 139,69 per euro.

Perusahaan di AS mungkin akan menambah 210.000 tenaga kerja pada Mei ini, menyusul kenaikan 220.000 bulan sebelumnya. Dolar AS kemarin sempat mengalami pelemahan terhadap euro, dan menguat terhadap yen Jepang setelah pesanan pabrik AS meningkat pada April, lebih dari perkiraan ekonom.

Dolar AS telah naik 1,2 persen pada bulan lalu, menurut Bloomberg Correlation Weighted Indexes, yang mencatat 10 mata uang pasar negara berkembang. Yen Jepang menguat 0,8 persen, sementara euro turun 0,9 persen.

Artikel: kontakperkasa futures.