PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sudah cukup lama Real Madrid tidak menjadi juara La Liga. Oleh karenanya, musim ini adalah saat yang tepat El Real mengakhiri puasa gelar liganya.

Terakhir kali Madrid jadi juara adalah di musim 2011/2012 yang merupakan tahun kedua Jose Mourinho melatih klub itu. Saat itu tuntaskan musim dengan 100 poin yang jadi rekor di La Liga saat itu, unggul sembilan angka dari Barcelona di posisi kedua.

Tapi setelah itu Madrid harus gigit jari melihat Barca tiga kali menjadi juara dalam empat musim terakhir. Bahkan Atletico Madrid, yang sudah lama tidak juara, bisa bertakhta di musim 2013/2014.

Meski masih jadi tim terbanyak juara La Liga terbanyak dengan 32 liga, namun empat musim tanpa gelar liga terbilang tidak bagus untuk Madrid. Padahal selama rentang waktu itu, Madrid mampu dua kali menjuara Liga Champions.

Maka dari itu, musim 2016/2017 ini jadi saat yang pas untuk Madrid mengakhiri puasa gelar liga sekaligus tentu melengkapinya dengan raihan trofi ke-12 di ajang Liga Champions.

“Bukan pencapaian yang buruk! Saya berharap bisa menambahnya. Saya sudah bermain di liga Champions selama tiga musim dan memenangi dua di antaranya,” ujar bek kanan Madrid, Dani Carvajal, yang sedari 2014 sudah memenangi dua trofi Liga Champions, satu Copa del Rey, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

“Sepertinya mudah tapi kenyataannya tidak. Banyak pemain hebat dalam sejarah yang bahkan tidak pernah memenanginya,” sambungnya seperti dilansir Marca.

“Saya tentu akan senang sekali jika memenangi La Liga karena saya belum pernah meraihnya. Itu adalah hadiah dari permainan konsisten sepanjang musim.”

“Rasanya spesial bisa menambah gelar liga dan Piala Super Spanyol ke dalam koleksi trofi saya,” tutupnya. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES