Bursa Saham AS Stagnan Ditengah Ketegangan Di UkrainaBursa saham AS mmenngalami stagnan, dengan indeks S&P 500 memperpanjang rekor setelah berada diatas level 1,900 untuk pertama kalinya, pasca data yang menunjukkan penjualan sektor ritel di bulan Maret lebih tinggi dari laporan awal.

S&P 500 menambahkan kurang dari 0.1 persen ke level 1,897.41 pada 4:00 di New York untuk penutupan kedua berturut-turut. Dow Jones Industrial Average meningkat 19.97 poin, atau 0.1 persen, ke level 16,715.44, memperpanjang tetinggi sepanjang waktu. Indeks Nasdaq Composite turun 0.1 persen setelah kemarin mengalami reli terbesar sejak January, sementara indeks Russell 2000 tenggelam 1.1 persen.

Kemarin saham-saham AS naik, dengan S&P 500 ditutup pada rekor 1,896.65, pasca saham Internet dan small-cap reli. Kemarin, Indeks Dow Jones Internet memiliki hari terbaiknya sejak Januari, melonjak 3.2 persen setelah 41 member dalam indeks meningkat. Hari ini, indeks tersebut turun 0.5 persen. Sementara Nasdaq Composite pulih 3.3 persen dari terendahnya di bulan April, masih kurang dari 5 persen di bawah 13 tahun tertinggi di bulan Maret.

Penjualan ritel naik 0.1 persen pada bulan lalu setelah di revisi naik 1.5 persen di bulan Maret yang merupakan terbesar sejak Maret 2010, menurut angka dari Departemen Perdagangan AS. Perkiraan rata-rata dari 83 ekonom yang di survey oleh Bloomberg menyerukan kenaikan 0.4 persen.

Artikel: kontakperkasa futures.