Saham Asia Di Buka Turun Ditengah Perlambatan Manufaktur ASSaham-saham Asia mengalami penurunan pagi ini, memangkas reli terbesarnya untuk indeks patokan regional dalam satu bulan terakhir pada sesi kemarin, pasca data yang menunjukkan perlambatan di sektor manufaktur AS dan investor yang menimbang prospek resesi di Rusia.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen menjadi 134,12 pada 09:01 pagi di Tokyo setelah naik 1,2 persen kemarin, kenaikan terbesar sejak 21 Februari lalu. Ekonomi Rusia berisiko menyusut setelah kekuatan industri terkemuka di dunia, Amerika dan Uni Eropa mengancam sanksi lebih lanjut untuk mencegah Rusia dari menyerang bagian lain kawasain Ukraina setelah pencaplokan Crimea.

Indeks Topix Jepang turun sebesar 0,3 persen. Indeks Kospi Korea Selatan tergelincir 0,2 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia dan Indeks NZX 50 Selandia Baru keduanya kehilangan 0,4 persen. Pasar saham Hong Kong dan China belum di buka ketika berita ini diturunkan.

Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 persen hari ini, setelah acuan tersebut turun 0,5 persen kemarin.

Indeks dini atas aktivitas manufaktur AS yang dirilis Markit Economics Ltd turun menjadi 55,5 pada bulan Maret dari 57,1 pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan angka tersebut berada di 56,5. Tingkat di atas 50 mengindikasikan ekspansi dan pembacaan bulan ini merupakan kedua tertinggi sejak Januari 2013.

Sementara itu, aktivitas industri manufaktur China mengalami pelemahan untuk bulan kelima berturut-turut berdasarkan dirilis data dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics kemarin. Tanda-tanda goyahnya aktivitas manufaktur di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut muncul setelah para pembuat kebijakan AS mengendalikan stimulus dan setelah anggota parlemen China berjanji untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi sambil membatasi aktivitas shadow banking dan ekspansi kredit.

 Artikel: kontakperkasa futures.