Saham China Turun untuk Hari Kedua di Hong Kong Terkait Inflasi KontakPerkasa Futures, Saham China jatuh untuk hari kedua di perdagangan Hong Kong pasca data inflasi menandakan pelemahan lebih dalam perekonomian terbesar kedua di dunia.

Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0,6 persen ke level 10,370.77 pukul 09:42 pagi, penurunan dipimpin oleh saham perusahaan keuangan dan energi. Saham China Petroleum & Chemical Corp dan Industrial & Commercial Bank of China Ltd turun setidaknya 1 persen. Indeks Shanghai Composite menghapus penurunan sebelumnya, naik 0,1 persen. Indeks harga konsumen naik 1,6 persen pada September lalu dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan estimasi ekonom sebesar 1,8 persen. Indeks harga produsen turun sebesar 5,9 persen, memperpanjang pembacaan negatif beruntuk untuk bulan ke-43.

Dengan nilai inflasi konsumen di bawah target pemerintah sebesar 3 persen sepanjang tahun, bank sentral memiliki kapasitas lebih lanjut untuk memacu pinjaman bahkan setelah memangkas suku bunga lima kali sejak November lalu. Rilis data mengikuti laporan perdagangan yang dirilis hari Selasa yang menunjukkan penurunan tajam nilai impor pada bulan September dan menempatkan lebih banyak tekanan pada pemerintah untuk menambah stimulus untuk memenuhi target pertumbuhan 7 persen untuk tahun ini.

Indeks CSI 300 naik sebesar 0,1 persen. Indeks Hang Seng turun sebesar 0,7 persen. Indeks saham Bloomberg China-AS, saham dari perusahaan-perusahaan yang paling diperdagangkan China yang terdaftar di AS, turun 0,8 persen di New York. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.