Saham Cina Perpanjang Kegoyahan Di Tengah Kekhawatiran Berkurangnya Dukungan Negara KontakPerkasa Futures, Saham China merosot, memperpanjang penurunan hari Selasa, di tengah meningkatnya kekhawatiran pemerintah akan mengurangi intervensi dalam ekuitas.

Indeks Shanghai Composite turun 2,6 persen ke level 3,653.21 pada pukul 9:35 pagi waktu setempat setelah tenggelam 6,2 persen pada hari Selasa, yang terbesar dalam tiga minggu. Pedagang Margin mengurangi kepemilikan saham yang dibeli dengan uang pinjaman untuk pertama kalinya dalam delapan hari kemarin. Indeks Hang Seng China Enterprises sedikit berubah pada level terendah dalam sembilan bulan.

Seiring dengan negara yang melangkah untuk menopang saham, investor terkaya China menjadi yang tercepat untuk melakukan bail out. Jumlah pedagang dengan lebih dari 10 juta yuan ($ 1,6 juta) saham dalam rekening mereka menyusut 28 persen pada Juli, meskipun mereka yang mempunyai saham kurang dari 100.000 yuan naik 8 persen, menurut kantor kliring nasional.

Indeks Shanghai Composite telah pulih 14 persen dari level rendahnya pada 8 Juli sampai Senin setelah pemerintah mengambil langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengakhiri kerugian nyaris $ 4 miliar. Indeks menguat 5,9 persen pekan lalu meskipun terjadi devaluasi yuan oleh pemerintah yang mengguncang pasar global.

Indeks saham berjangka China turun 6,2 persen setelah penurunan indeks Shanghai Composite kemarin.

Kontrak pada CSI 300 Index berakhir pada bulan Agustus turun 1,3 persen ke level 3,575.20 pada pukul 09:21 pagi waktu setempat. Saham merosot kemarin imbas dari para pedagang mengurangi taruhan stimulus dan berspekulasi pemerintah akan kembali mengurangi upaya untuk menopang ekuitas. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.