Saham Eropa Naik Bersama Dengan Saham Asia Pasca Logam Mulia, Minyak TurunSaham Eropa dan saham Asia menguat bersama dengan indeks saham berjangaka AS setelah indeks saham global mengalami penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan terakhir. Emas turun dari level tertinggi dalam empat bulan terakhir, saham perkebunan turun dalam 10 hari terakhir dan harga minyak turun seiring meredanya ancaman gangguan cadangan minyak di Timur Tengah.

Indeks Stoxx Europe 600 menambahkan sebesar 0,4 persen pada pukul 08:17 pagi di London, sementara Indeks saham berjangka S&P 500 naik sebesar 0,2 persen setelah Indeks AS mengalami penurunan mingguan terbesar sejak bulan April lalu. Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,5 persen. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level terendah dalam dua bulan terakhir. Emas mengalami penurunan tajam sejak bulan Mei lalu dan perak turun sebesar 1,8 persen. Mata uang Rupiah dan rubel Rusia melemah. Saham perkebunan turun setelah pemerintah AS menaikkan outlook-nya terhadap cadangan tahun 2015.

Ketua Bank Sentral Eropa Mario Draghi mungkin diprediksi memberikan dana murah lebih lanjut untuk pemberi pinjaman di daerah eropa ketika ia membahas bersama para anggota parlemen di Strasbourg. Rusia dan Jerman mengadakan kembali pembicaraan terkait krisis yang terjadi di Ukraina setelah serpihan peluru yang ditemukan di wilayah Rusia, dan menewaskan satu orang. Para Investor sedang menunggu kesaksian dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen kepada Kongres terkait laporan laba pada akhir pekan ini setelah Citigroup Inc dan Goldman Sachs Group Inc melaporkan laba.

Artikel: kontakperkasa futures.