Saham Jepang Berayun Seiring Dolar Turun Jelang Data Payrolls AS KontakPerkasa Futures, Saham Jepang berfluktuasi dan mata uang dolar mengalami penurunan terhadap sebagian besar mata uang utama jelang data laporan pekerjaan AS. Sementara itu, Dolar Australia jatuh ke level terendah terhadap mata uang Selandia Baru selama 30 tahun terakhir.

Indeks Topix berayun antara keuntungan dan kerugian pada pukul 09:58 pagi waktu Tokyo, sedangkan Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,3 %. Kontrak pada Indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil setelah kemarin melemah 0,6 %. Mata uang Aussie jatuh ke level NZ $ 1,0095, yang merupakan level terendahnya sejak mata uang itu anjok. Pasar perdagangan di Asia, Amerika Serikat dan Eropa hari ini ditutup untuk liburan.

Pengusaha AS mungkin menambahkan sebanyak 245.000 orang untuk non-farm payrolls pada bulan Maret, sementara tingkat pengangguran bertahan pada level hampir 7 tahun terendah, menurut para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Melemahnya data payrolls akan “menjadikan” Federal Reserve berencana untuk meningkatkan suku bunga sekitar pertengahan tahun ini, menurut para ekonom Bloomberg Carl Riccadonna dan Joshua Wright dalam catatannya kemarin.

Sebanyak 11 dari 33 kelompok industri pada Indeks Topix menguat hari ini seiring dengan mata uang yen yang diperdagangkan sedikit berubah pada level 119,66 per dolar. Pasar ekuitas di Australia, Selandia Baru, Hong Kong dan Singapura ditutup. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.