Saham Jepang Rebound Dari Penurunan Tertingginya Sejak AgustusBloomberg (15/01) Saham-saham Jepang naik, mengikuti penurunan tertingginya kemarin di indeks Topix sejak bulan Agustus lalu, pasca yen memangkas rally dalam tiga hari terakhir dan data penjualan retail AS menunjukkan kenaikan lebih dari perkiraan sebelumnya.

Indeks Topix naik sebesar 1.3% ke level 1,286.02 pada pukul 9:01 pagi di Tokyo, dengan semua 33 grup industri naik. Indeks acuan tersebut kemarin turun sebesar 2.3%, penurunan tertingginya sejak tanggal 7 Agustus lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 1.5% pada hari ini ke level 15,658.08. Yen menahan gain sebesar 104.18 per dollar pasca turun sebesar 1.2% kemarin mengikuti gain dalam tiga hari terakhir.

Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Indeks acuan tersebut kemarin naik sebesar 1.1%, kenaikan tertingginya sejak tanggal 18 Desember lalu., sejalan dengan penjualan retail melebihi dari perkiraan sebelumnya dan aktivitas merger perusahaan-perusahaan memberikan sinyal kepercayaan di ekonomi.

Penjualan retail AS naik sebesar 0.2% pada bulan lalu sejalan dengan para konsumen membeli hadiah untuk liburan, melebihi proyeksi kenaikan sebesar 0.1% dari survei para ekonom oleh Bloomberg. Sebuah laporan pada tanggal 10 Januari lalu menunjukkan bahwa pertumbuhan daftar gaji AS melemah Sejak bulan Januari tahun 2011.

Presiden Federal Reserve Philadelphia Charles Plosser menyatkan kemarin bahwa dia akan lebih memilih mengakhiri pelonggaran kuantitatif bank sentral sebelum akhir tahun 2014. Presiden Federal Reserve Dallas Richard Fisher menyatakan bahwa dia menargetkan guna menghapus program secara keseluruhan pada awal tanggal yang tepat.

Para pembuat kebijakan Federal Reserve menayatkan pada tanggal 18 Desember lalu bahwa mereka akan memangkas pembelian obligasi bulanannya sebesar $75 miliar dari $85 miliar, mengikuti membaiknya bursa tenaga kerja. Pertemuan Federal Reserve (Federal Open Market Committee) selanjutnya pada tanggal 28-29 Januari mendatang.

 Artikel: kontakperkasa futures.