Laporan Laba Akibatkan Saham HK Berfluktuasi Pada Sesi 1Bursa Saham Eropa menguat, mengikuti gain 2 pekan ekuitas tersebut, penguatan tersebut setelah Presiden ECB (European Central Bank) Mario Draghi memberikan sinyal bahwa para pembuat kebijakan bersiap menambah stimulus moneter. Sementara itu, Indeks Berjangka AS menguat dan Bursa Saham Asia stagnan.

Bankia SA catat gain sebesar 1.4%. Vivendi SA menguat sebesar 1.4%. Roche Holding AG naik setelah menyetujui guna membeli saham InterMune Inc. sebesar $8.3 miliar secara tunai.

Indeks Stoxx Europe 600 menguat sebesar 0.8% ke level 339.54 pukul 8:05 pagi waktu London. Pekan lalu indeks acuan tersebut reli sebesar 2.1%, kenaikan tertajam sejak Februari lalu, akibat para investor berspekulasi bahwa pelambatan industri di Zona Eropa akan menaikkan tekanan terhadap ECB guna melakukan pembelian aset yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif (quantitative easing). Sementara hari ini Indeks Standard & Poor 500 menguat sebesar 0.4% dan Indeks MSCI Asia Pacific menguat sebesar 0.1%. Hari ini Bursa Saham London tutup karena hari libur nasional.

Tanggal 22 Agustus lalu Draghi menyatakan kepada mitra internasionalnya di Jackson Hole, Wyoming, bahwa investor berspekulasi inflasi Zona Eropa Agustus ini telah menunjukkan penurunan yang signifikan. Dia sebelumnya menyatakan bahwa memburuknya outlook inflasi jangka menengah akan memberikan alasan bagi ECB guna melakukan pelonggaran kualitatif (quantitative easing).

Artikel: kontakperkasa futures.