PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas tetap stabil di sesi perdagangan Asia pada hari Selasa dalam perdagangan yang hati-hati dengan investor melihat ke depan tentang pertemuan Bank Sentral Eropa dalam minggu ini untuk kemungkinan upaya stimulus lebih lanjut.

Emas untuk pengiriman Agustus di divisi Comex Bursa Perdagangan New York datar di $1,329.35 per troy ounce, sementara perak berjangka tergerus 0,46% menjadi $19,983 per troy ounce. Tembaga berjangka berkurang 0,18% ke $2,240 per pon.

Semalam, harga emas beringsut lebih rendah di sesi perdagangan Amerika, karena investor melepas asetnya di perdagangan safe haven dalam kudeta militer yang gagal di Turki.

Pemerintah Turki mengatakan pada hari Minggu, bahwa pemerintah telah memegang kontrol penuh atas negara dan ekonomi setelah menggagalkan kudeta militer yang jelas akan menggulingkan Presiden Tayyip Erdogan pada hari Jumat

Pijak berwenang telah melakukan tindakan tegas terhadap orang yang diduga mendukung kudeta gagal itu selama akhir pekan, menahan anggota angkatan bersenjata dan peradilan yang berjumlah sekitar 6.000 orang.

Emas awalnya berbalik lebih tinggi dalam akhir perdagangan di hari Jumat dengan berita tentang upaya kudeta yang menakutkan bagi investor.

Harga emas juga ditekan oleh sejumlah laporan ekonomi AS yang optimis di pekan lalu menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kembali lajunya pada kuartal kedua.

Data optimish bullish dapat memungkinkan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di tahun ini, tetapi akan banyak tergantung pada penilaian kebijakan tentang dampak referendum Inggris 23 Juni untuk meninggalkan Uni Eropa terhadap perekonomian AS.

Suku bunga berjangka saat ini menghargai kesempatan 43% dari kenaikan suku bunga pada bulan Desember. Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS.

Meskipun derita kerugian terakhir ini, emas naik hampir 25% sepanjang tahun ini, dengan menguatnya spekulasi bahwa bank sentral di seluruh dunia akan meningkatkan stimulus moneter untuk menahan gejolak ekonomi negatif dari Brexit.

Ekspektasi stimulus moneter cenderung menguntungkan emas, karena logam kuning itu dipandang sebagai penyimpan dan pelindung nilai inflasi yang aman. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES