PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Ryan Giggs akhirnya keluar dari Manchester United setelah menjadi bagian dari klub itu begitu lama. Sir Alex Ferguson pun mendukung keputusannya itu.

Giggs, yang sudah menjadi bagian dari United sejak usianya 14 tahun, resmi meninggalkan United pada hari Sabtu (2/7) lalu. Ia meletakkan jabatannya sebagai asisten manajer ‘Setan Merah’.

Dari pernyataannya, Giggs mengakui kalau dirinya bertekad untuk menjadi manajer. Namun, ia tidak mau terburu-buru memutuskan untuk menangani atau menerima tawaran klub mana pun. Ia mengaku rileks untuk memikirkan langkah selanjutnya.

Sir Alex, yang pertama kali membawa Giggs ke United sebagai pemain junior dan menanganinya selama jadi pemain senior, mendukung keputusan mantan anak buahnya itu. Bagi eks manajer United asal Skotlandia itu, ini adalah saat yang tepat bagi Giggs untuk mencari tantangan dan membuktikan diri.

“Ini adalah saatnya bagi Ryan untuk berdiri dengan kakinya sendiri,” ujar Sir Alex seperti dilansir BBC.

“Saya pikir, dia siap untuk menjadi manajer dan dia punya kualitas bagus. Dia tidak ingin menghancurkan itu dengan bergabung dengan klub yang memecat manajernya setiap dua menit sekali.”

“Dari luar, ia memang tampak kalem. Tapi, dia punya tekad baja. Dalam industri yang begitu intens seperti ini, Anda membutuhkan seseorang dengan tekad baja, seseorang yang punya karakter dan kepribadian kuat,” kata Sir Alex.

Giggs, 42 tahun, menghabiskan waktu tiga musim terakhir sebagai pelatih/pemain, caretaker tim, lalu sebagai asisten manajer. Ketika menjadi caretaker United, ia memimpin klub tersebut dalam empat laga, di mana mereka meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES