MILAN, ITALY - OCTOBER 18:  Juventus FC coach Massimiliano Allegri gestures during the Serie A match between FC Internazionale Milano and Juventus FC at Stadio Giuseppe Meazza on October 18, 2015 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)

MILAN, ITALY – OCTOBER 18: Juventus FC coach Massimiliano Allegri gestures during the Serie A match between FC Internazionale Milano and Juventus FC at Stadio Giuseppe Meazza on October 18, 2015 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)

 KontakPerkasa Futures, Juventus belum juga mampu menapak naik di papan klasemen Serie A sejauh musim ini berjalan. Tapi pelatih Bianconeri Massimiliano Allegri yakin benar timnya akan kembali ke persaingan gelar juara.

Juve masih tertahan di papan bawah sampai dengan pekan delapan Liga Italia. Hasil imbang 0-0 kontra Inter Milan di Giuseppe Meazza, Senin (19/10/2015) dinihari WIB membuat mereka saat ini menempati urutan 14 klasemen sementara dengan nilai sembilan. Jumlah itu didapatkan dari hasil dua kemenangan dan tiga kali imbang.

Dengan jumlah poin itu, mereka sudah tertinggal sembilan angka dari Fiorentina yang sementara ini memimpin klasemen. Dengan start buruk seperti ini, kans Juve kembali merengkuh gelar juara sebagaimana yang mereka lakukan dalam empat musim terakhir dinilai tipis.

Allegri sendiri mengaku tak yakin apakah timnya bakal kembali juara. Tapi dia menjamin setidaknya Juve akan ikut dalam persaingan memperebutkan titel.

Soal laju mengecewakan timnya sejauh ini, Allegri menilai salah satu aspek yang paling perlu ditingkatkan adalah ketajaman. Dalam delapan pekan, mereka baru mencetak sembilan gol. Jumlah ini jauh tertinggal dari AS Roma yang jadi tim terproduktif dengan 20 gol.

“Saya tidak tahu apakah kami akan memenangi Scudetto, tapi kami jelas akan kembali ke persaingan. Itu pasti. Saya tidak mau kami terjebak dalam kecemasan akan situasi sekarang ini, karena masih ada jalan yang panjang,” kata Allegri kepada Sky Sport Italia.

“Rencananya adalah untuk mulai menantang dalam perebutan gelar pada awal Maret, kemudian kita akan lihat soal upaya terakhirnya. Mendapatkan satu poin di sini tidak banyak mengubah klasemen.”

“Tapi ini menghentikan Inter dari melebarkan jarak. Kami juga mencatatkan clean sheet dan menampilkan performa yang tangguh.”

“Sekali lagi, kami harus menyadari bahwa tim yang mencetak sembilan gol dalam delapan laga tidak bisa memenangi Scudetto. Jadi kami harus meningkatkan penyelesaian akhirnya,” tambahnya seperti dilansir Football Italia. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.